Depok | Sketsa Online – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, menekankan bahwa turnamen sepak bola yang digelar Ikatan Remaja Gondang (IRGA) RW 09 RJB merupakan bukti nyata peran olahraga dalam membangun karakter serta memperkuat solidaritas pemuda di tengah masyarakat Kota Depok.
Turnamen sepak bola tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 IRGA dan diikuti oleh sejumlah tim dari lingkungan sekitar. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ruang pembinaan kepemudaan yang positif dan berkelanjutan.
Mazhab HM menilai, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Menurutnya, sepak bola tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang penting bagi pembangunan sosial masyarakat.

“Turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga adalah sarana efektif untuk membangun karakter pemuda. Di dalamnya ada pendidikan sportivitas, disiplin, kejujuran, kerja sama, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemuda yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi lingkungan,” ujar Mazhab HM pada Minggu (28/12).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sportivitas harus menjadi roh utama dalam setiap kompetisi. Menang dan kalah, kata dia, merupakan bagian dari pertandingan, namun sikap saling menghormati antar pemain, wasit, dan panitia adalah cerminan kedewasaan sosial pemuda.
“Dari lapangan sepak bola, pemuda belajar menerima perbedaan, mengelola emosi, dan menjaga persaudaraan. Inilah fondasi penting untuk membangun solidaritas sosial di masyarakat Depok yang majemuk,” tegasnya.
Sebagai informasi, turnamen IRGA ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp10 juta serta piala bergilir sebagai simbol prestasi dan kebanggaan. Seluruh rangkaian pertandingan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip fair play serta pengawasan panitia untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Mazhab HM berharap kegiatan kepemudaan berbasis olahraga seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin di berbagai wilayah Kota Depok. Ia menilai pembinaan pemuda harus dimulai dari tingkat lingkungan sebagai fondasi membangun kota yang harmonis, berdaya saing, dan berkarakter.
“Ketika pemuda diberi ruang untuk beraktivitas secara positif, maka kita sedang menyiapkan masa depan Depok yang lebih baik. Pemuda yang sehat, berkarakter, dan solid adalah aset besar bagi kemajuan daerah,” tutupnya. (el’s)




