Depok | Sketsa Online – Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto SH, mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk menyatukan energi pemuda sebagai langkah strategis mempercepat kemajuan Kota Depok.
Hal ini disampaikan Siswanto usai pelantikan kepengurusan KNPI periode 2025–2028, menegaskan bahwa kepengurusan yang resmi dan kondusif harus menjadi motor penggerak program pemberdayaan generasi muda di kota penyangga ibu kota.
Lebih lanjut, terkait isu dualisme kepengurusan KNPI yang sempat muncul, Siswanto menegaskan bahwa kepengurusan yang dilantik telah melalui prosedur konstitusional dan sah secara organisasi.
“Pengurus yang dilantik hari ini sudah memenuhi semua prosedur, mulai dari mekanisme pemilihan hingga pengesahan, sehingga secara konstitusional tidak ada masalah. Sementara pihak yang mengklaim sebagai kepengurusan tandingan tidak menempuh prosedur sebagaimana mestinya,” ujar Siswanto pada Kamis (20/11).
Ia menambahkan, meskipun sempat muncul fiksi atau isu internal, hal tersebut tidak seharusnya menjadi hambatan bagi KNPI untuk tetap produktif.
“Harapan besar kami, KNPI harus menjadi mesin penggerak pemberdayaan pemuda. Semua stakeholder di Depok memiliki ekspektasi besar agar KNPI menjadi ruang kreativitas yang menghasilkan program nyata bagi anak-anak muda,” kata Siswanto.
Siswanto juga menekankan perlunya dukungan dari pemerintah kota dan DPRD. “KNPI membutuhkan instrumen dan fasilitasi dari Pemkot serta para pemangku kepentingan agar program-program pemberdayaan bisa berjalan optimal. Pak Wali Kota sendiri sudah menegaskan akan mengapresiasi kegiatan KNPI yang bersifat memberdayakan pemuda,” tambahnya.
Menyinggung soal dukungan anggaran, Siswanto menegaskan kesiapan DPRD untuk memberikan support penuh.
“Ketika nanti Wali Kota mengajukan hibah untuk KNPI, kami berharap tidak ada perdebatan di DPRD. Dana hibah tersebut harus memiliki output yang jelas dan nyata, sehingga benar-benar berdampak bagi pemberdayaan pemuda di Depok,” ujarnya.
Ia menutup dengan harapan agar kepengurusan KNPI yang kondusif ini dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas generasi muda.
“Dengan kondisi internal yang solid, KNPI diharapkan mampu menciptakan program-program inovatif dan memberdayakan, sekaligus menjadi katalisator kolaborasi antara pemuda dan pemerintah untuk akselerasi pembangunan Kota Depok,” tutup Siswanto.(el’s)




