Citeureup, Bogor | Sketsa Online – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan sosial kepada lanjut usia (lansia) dan anak berkebutuhan khusus di Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Bogor 2026 sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada kelompok masyarakat rentan.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta alat permainan edukatif untuk anak-anak. Selain penyaluran bantuan, TP PKK Kabupaten Bogor juga menghadirkan sejumlah layanan sosial dan kesehatan bagi para penghuni balai.
Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pendampingan psikolog, kegiatan mendongeng bagi anak-anak, hingga program Ngamumule Indung sebagai bentuk penghormatan kepada para orang tua dan lansia.
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, mengatakan kegiatan ini merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, kehadiran TP PKK di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat silaturahmi sekaligus mendorong semangat gotong royong di Kabupaten Bogor.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, seperti lansia dan anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TP PKK Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia menyebutkan berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pembagian sembako, pemberian boneka dan alat permainan, hingga layanan kesehatan dan pendampingan psikolog.
Saat ini, Balai Kesejahteraan Sosial Citeureup menampung 33 klien dengan beragam latar belakang, di antaranya lansia terlantar, eks orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta masyarakat sakit tanpa keluarga pendamping.
Selain itu, BKS Citeureup juga menjadi tempat pembinaan anak-anak berkebutuhan khusus yang mengikuti kegiatan belajar rutin sebanyak tiga kali dalam sepekan.
Di lokasi tersebut juga tersedia Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diselenggarakan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor.
Kepala UPT Balai Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bogor, Ahmad Zuhdi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kabupaten Bogor yang dinilai memberi dampak positif bagi para klien, terutama anak-anak.
Menurutnya, kehadiran para pengurus TP PKK membuat anak-anak merasa diperhatikan, lebih antusias, dan senang mengikuti rangkaian kegiatan.
Ahmad juga mengungkapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pengembangan BKS terus meningkat. Sejumlah fasilitas telah dibangun, seperti tembok keliling, penambahan dan renovasi ruang klien, peningkatan akses jalan, hingga layanan klinik 24 jam.
Ia berharap perhatian dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus berlanjut agar kualitas pelayanan serta kesejahteraan para penghuni balai semakin meningkat.
“Harapan kami, semakin banyak pihak yang peduli dan berkunjung, sehingga dapat memberikan motivasi bagi para klien untuk tetap semangat, tidak putus asa, dan terus optimis menjalani kehidupan,” tutupnya.




