Komdigi Gandeng Pesantren Depok Sosialisasikan PP Tunas untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng pesantren di Depok untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, yang menitikberatkan tanggung jawab platform digital dalam menciptakan ekosistem online yang aman.

Depok | Sketsa Online – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) terus memperkuat upaya perlindungan anak di era digital dengan melibatkan lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Komdigi menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas di lingkungan Pesantren Rubath Nurul Musthofa, Kota Depok, pada Sabtu (25/04).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fifi Aleydya Yahya, Direktur Komunikasi Publik Nunik Purwati, serta sejumlah narasumber seperti Tenaga Ahli Dirjen KPM Abdul Latief Siregar dan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Jayabaya, Irma Bayani.

Baca juga:  SMAN 1 Natal Gelar Lepas Sambut Kepala Sekolah

Dalam pemaparannya, Abdul Latief Siregar menegaskan bahwa PP Tunas dirancang untuk mengatur platform digital atau Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), bukan membebani orang tua maupun anak-anak secara langsung.

“Regulasi ini menyasar platform digital agar lebih bertanggung jawab dalam menyediakan ruang yang aman bagi anak. Pendekatannya bukan sanksi kepada individu, tetapi melalui edukasi dan peningkatan kesadaran bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, implementasi kebijakan ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pesantren, keluarga, dan masyarakat luas. Sanksi hanya akan diberikan kepada platform digital yang tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca juga:  Dukung Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Tri Adhianto Tekankan Perlindungan Karakter Generasi Muda

Lebih lanjut, Abdul Latief menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan melarang anak mengakses teknologi, melainkan mendorong kesiapan mental dan karakter sebelum mereka aktif di dunia digital, khususnya sebelum usia 16 tahun.

“Kita ingin anak-anak siap secara mental dan mampu menggunakan teknologi secara bijak, sehat, serta bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pesantren Rubath Nurul Musthofa, Prof. Alhadi Bustaman, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Komdigi. Menurutnya, sosialisasi PP Tunas menjadi langkah strategis dalam mendukung pembentukan karakter anak dan meningkatkan fokus belajar.

Baca juga:  Madina Diserang Banjir & Longsor, Bupati Terbitkan SE Libur

“Penguatan fondasi pendidikan akan melahirkan generasi yang tangguh dan inovatif di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kehidupan di ruang fisik dan digital, sejalan dengan konsep Society 5.0 yang menempatkan nilai kemanusiaan, kepedulian lingkungan, serta ketahanan mental sebagai prioritas utama.

Pihak pesantren menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi PP Tunas dan siap berperan aktif dalam mengawal kebijakan tersebut.

“Harapannya, kebijakan ini mampu menciptakan ekosistem digital yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang cakap, berakhlak, dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Latest

Pelayanan Disdukcapil Membludak di HUT ke-27 Depok, Warga Antusias Urus Dokumen Kependudukan

Depok | Sketsa Online — Pelayanan administrasi kependudukan yang...

Countdown Porprov Jabar 2026 Resmi Dimulai, Atlet Depok Perkuat Latihan Menuju Prestasi Maksimal

Kota Depok | Sketsa Online – Hitung mundur menuju...

Newsletter

Don't miss

Pelayanan Disdukcapil Membludak di HUT ke-27 Depok, Warga Antusias Urus Dokumen Kependudukan

Depok | Sketsa Online — Pelayanan administrasi kependudukan yang...

Countdown Porprov Jabar 2026 Resmi Dimulai, Atlet Depok Perkuat Latihan Menuju Prestasi Maksimal

Kota Depok | Sketsa Online – Hitung mundur menuju...

Depok Resmi Mulai Hitung Mundur Porprov XV Jabar 2026, Tegaskan Kesiapan Jadi Tuan Rumah

Depok | Sketsa Online – Kota Depok resmi memulai...

Dirgahayu Kota Depok ke – 27, DKP3 Dorong Transformasi Potensi Ikan Cupang Lokal Menjadi Devisa Nasional

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok dimanfaatkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) untuk mendorong transformasi...

Pelayanan Disdukcapil Membludak di HUT ke-27 Depok, Warga Antusias Urus Dokumen Kependudukan

Depok | Sketsa Online — Pelayanan administrasi kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok diserbu warga dalam rangka perayaan Hari...

Atlet SOIna Depok Tampil Memukau di HUT ke-27 Kota Depok dan Launching RBI, Tebarkan Semangat Inklusivitas

Kota Depok | Sketsa Online — Suasana meriah dan penuh kebanggaan menyelimuti peluncuran Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun...