Ada yang Beda! H. Hamzah Kerahkan Guru dari 49 Sekolah RSSG di Lebaran Depok 2026, Ini Tujuannya

Depok | Sketsa Online – Ada yang berbeda dalam perayaan Lebaran Depok 2026. Ketua Panitia, H. Hamzah, menghadirkan gebrakan baru dengan mengerahkan guru dari 49 sekolah yang tergabung dalam RSSG (Rintisan Sekolah Swasta Gratis) Depok untuk turut serta dalam pawai budaya Nusantara yang akan digelar pada 9 Mei 2026.

Langkah ini menjadi sorotan karena tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang melibatkan siswa, kali ini justru para guru yang tampil sebagai peserta.

Keputusan tersebut diambil sebagai upaya memperkuat peran tenaga pendidik dalam pelestarian budaya sekaligus memberi warna baru dalam perayaan tahunan Kota Depok.

H. Hamzah menegaskan, keputusan melibatkan guru merupakan bagian dari konsep besar menghadirkan pawai budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nilai edukasi dan representasi. Guru dipandang lebih siap menjadi simbol penyampaian pesan budaya kepada masyarakat.

Baca juga:  Gerakkan Warga Bertani, Mazhab HM Panen Talas Perkuat Ketahanan Pangan Depok

“Kami dari panitia meminta dari sekolah yang tergabung cukup gurunya saja yang ikut. Ini menarik, karena guru bisa menjadi representasi pendidikan dalam pawai budaya,” ujarnya usai rapat Lebaran Depok 2026 di Baleka 1, Margonda, Depok, pada Senin (13/4/26).

Tak hanya itu, Ia menjelaskan, keikutsertaan 49 guru tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah baru dalam Lebaran Depok, di mana unsur pendidikan turut tampil aktif di ruang publik.

“Biasanya siswa yang dilibatkan, sekarang gurunya. Ini bagian dari edukasi agar budaya tidak hanya diajarkan di kelas, tapi juga ditampilkan langsung kepada masyarakat,” katanya.

Selain gebrakan di sektor pendidikan, Hamzah juga memastikan kesiapan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan dalam menyukseskan pawai budaya. Setiap OPD dan wilayah kecamatan telah dibagi tugas untuk mengirimkan kontingen sesuai pembagian yang telah ditetapkan.

Baca juga:  Imigrasi Depok Naik Kelas, Perluas Akses Layanan dan Ukir Kinerja Positif Sepanjang 2025

“Seluruh OPD dan camat sudah kami bagi wilayahnya untuk mengirimkan kontingen. Alhamdulillah, dalam dua hari ini kami laporkan ke Wali Kota Depok (Supian Suri), dan beliau sangat mendukung,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Lebaran Depok harus tetap berpijak pada tradisi lokal, sekaligus membuka ruang bagi keberagaman budaya Nusantara untuk ditampilkan.

“Ini Lebaran Depok, jangan sampai kita melupakan tradisi orang Depok. Tapi budaya Nusantara juga wajib ditampilkan,” tegas Hamzah.

Lebih lanjut, H. Hamzah mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada pawai budaya. Panitia juga menyiapkan program pasar murah dengan konsep pasar penghabisan, yang terinspirasi dari tradisi masyarakat menjelang malam terakhir sebelum Lebaran.

“Dulu masyarakat punya kebiasaan ke pasar di malam terakhir karena harga lebih murah. Kami ingin menghadirkan kembali suasana itu melalui pasar murah yang dikelola dinas terkait di pasar tradisional,” jelasnya.

Baca juga:  Paripurna DPRD Depok Sahkan Pokir 2027,  Tekankan Efektivitas dan Dampak Nyata

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang mulai ditinggalkan.

Menutup pernyataannya, H. Hamzah mengatakan bahwa seluruh OPD, lurah, dan pemangku kepentingan lainnya dipastikan terlibat aktif, baik dalam pawai budaya maupun kegiatan pendukung. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan Lebaran Depok 2026.

“Semua terlibat, dari OPD sampai kelurahan. Lebaran Depok bukan sekadar perayaan, tetapi ruang pembelajaran bersama. Melalui keterlibatan guru dan masyarakat, kami ingin menanamkan bahwa budaya adalah jati diri yang harus dipahami, dijaga, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegas H. Hamzah. (el’s)

Latest

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Koordinasi PSU untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bogor

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

Newsletter

Don't miss

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Koordinasi PSU untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bogor

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

Luar Biasa! Lebih dari 3.800 Jemaah Haji Bogor Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online — Capaian pemeriksaan kesehatan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan GOR RHI Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah lebih...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini dinilai tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Meski perempuan Indonesia telah mencatat berbagai kemajuan, kesetaraan...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Pratama, secara terbuka menyampaikan sikap terkait polemik internal partai melalui konferensi pers yang...