Depok | Sketsa Online – Kantor Imigrasi Depok menghadirkan layanan Eazy Paspor di H City Sawangan pada Selasa, 31 Maret 2026. Program ini menjadi langkah jemput bola untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut hanya dibuka selama satu hari dengan kuota terbatas sebanyak 30 pemohon. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui Google Form.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, mengatakan bahwa layanan Eazy Paspor merupakan inovasi untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam mengurus paspor. Tidak perlu lagi datang ke kantor, karena kami hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Irvan pada Senin (30/3/26).
Ia menambahkan, layanan ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif.
Layanan ini meliputi pembuatan paspor baru dan penggantian paspor bagi pemohon dewasa maupun anak di bawah usia 17 tahun. Namun, pelayanan hanya mencakup penerbitan paspor elektronik dan tidak melayani penggantian akibat paspor rusak, hilang, maupun perubahan data.
Untuk pengajuan paspor baru bagi pemohon berusia di atas 17 tahun, persyaratan yang harus disiapkan meliputi KTP elektronik dan Kartu Keluarga. Sementara itu, penggantian paspor mengharuskan pemohon membawa paspor lama serta KTP elektronik.
Adapun bagi pemohon anak di bawah 17 tahun, dokumen yang wajib dilengkapi antara lain KTP elektronik orang tua, Kartu Keluarga, akta kelahiran, serta dokumen pendukung seperti buku nikah atau akta perceraian. Anak juga wajib didampingi minimal salah satu orang tua saat proses pengajuan.
Seluruh dokumen asli wajib dibawa dengan tambahan fotokopi masing-masing satu lembar di kertas A4 tanpa dipotong. Data pada seluruh dokumen harus konsisten. Pemohon anak juga diwajibkan membawa materai Rp10.000 untuk pengisian surat pernyataan orang tua.
Lebih lanjut, Irvan mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota yang tersedia sangat terbatas.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, karena layanan hanya dibuka satu hari dengan jumlah pemohon yang dibatasi,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin proaktif memanfaatkan layanan keimigrasian yang kini terus berinovasi.
“Mari bersama-sama memanfaatkan kemudahan layanan ini secara tertib dan bijak. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutupnya. (el’s)




