DPD RI Desak Audit Anggaran MRP Papua, Soroti Dugaan Pemborosan hingga Triliunan Rupiah

Sorong | Sketsa Online Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari daerah pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, mendesak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran Majelis Rakyat Papua di enam provinsi di Tanah Papua.

Permintaan tersebut disampaikan guna memastikan penggunaan dana, khususnya yang bersumber dari otonomi khusus, benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian negara.

“Apabila hasil audit menemukan adanya kerugian negara atau penyalahgunaan anggaran, saya mengusulkan pergantian antar waktu (PAW) terhadap pimpinan MRP,” ujar Paul, Minggu.

Anggaran Capai Ratusan Miliar per Tahun

Paul mengungkapkan bahwa anggaran yang digunakan untuk gaji dan tunjangan anggota MRP di enam provinsi diperkirakan mencapai sekitar Rp181,44 miliar setiap tahun. Nilai tersebut belum termasuk berbagai kebutuhan operasional sekretariat.

Baca juga:  Pemkot Bogor Borong 4 Penghargaan DAK Fisik dari KPPN, Realisasi Anggaran Tembus 99,55 Persen

Belanja lain seperti perjalanan dinas, kendaraan operasional, hingga kegiatan internal juga turut menyerap anggaran dalam jumlah besar.

“Jika dihitung sejak 2022 hingga sekarang, total anggaran yang digelontorkan diperkirakan sudah mencapai triliunan rupiah,” jelasnya.

Dorong Transparansi dan Publikasi Hasil Audit

DPD RI menilai audit tidak hanya penting untuk periode saat ini, tetapi juga harus mencakup periode sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran secara menyeluruh.

Selain itu, Paul menegaskan bahwa hasil audit harus dibuka kepada publik agar masyarakat dapat mengetahui secara transparan penggunaan dana tersebut.

Baca juga:  Kompak! HUT ke-51 Wali Kota Depok, H. Hamzah: Doa dan Dukungan Mengalir untuk Depok Maju

“Publikasi hasil audit sangat penting untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat,” katanya.

Ancaman PAW dan Proses Hukum

Lebih lanjut, Paul menegaskan bahwa jika ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran atau kerugian negara, maka langkah hukum harus segera ditempuh.

Ia juga mendorong adanya pergantian pimpinan melalui mekanisme PAW sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Jika ada temuan kerugian negara, harus diproses hukum dan dilakukan pergantian pimpinan,” tegasnya.

Evaluasi Peran MRP Papua

Selain menyoroti anggaran, Paul juga menilai bahwa keberadaan MRP sebagai lembaga representasi kultural orang asli Papua perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Sejumlah persoalan mendasar dinilai masih belum terselesaikan, mulai dari hak atas tanah adat, pelanggaran HAM, konflik sosial, hingga dampak pembangunan.

Baca juga:  Reses Jadi Gerakan Hijau, Mazhab Dorong Kesejahteraan dan Ketahanan Lingkungan 10 RW di Pancoran Mas

Menurutnya, dana otonomi khusus yang selama ini dialokasikan seharusnya memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

Desakan Audit Segera Dilakukan

Paul juga mendesak BPK RI agar segera merilis hasil audit dalam waktu dekat guna mencegah polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ia bahkan menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan aksi jika audit tidak segera dilakukan.

“Jika tidak, maka kami akan menggelar aksi di depan BPK RI di Jakarta,” ujarnya.

Sebagai wakil daerah, ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya dana otonomi khusus Papua.

“Kami ingin memastikan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat Papua,” tutupnya.

Latest

Potret Kebinekaan dalam Kirab Budaya, Camat Sukmajaya: Investasi Sosial untuk Masa Depan Depok

Depok | Sketsa Online - Keberagaman budaya, suku bangsa,...

Soroti Kebijakan Kemendikdasmen, Jiacep Pertanyakan Kesiapan Bahasa Inggris di SD Depok

Depok | Sketsa Online - Wacana penguatan pembelajaran Bahasa...

Tren Baru Sambut Iduladha! DKP3 Depok Gaungkan Eco-Qurban Minim Limbah Plastik

Depok | Sketsa Online - Menjelang Hari Raya Iduladha...

Newsletter

Don't miss

Potret Kebinekaan dalam Kirab Budaya, Camat Sukmajaya: Investasi Sosial untuk Masa Depan Depok

Depok | Sketsa Online - Keberagaman budaya, suku bangsa,...

Soroti Kebijakan Kemendikdasmen, Jiacep Pertanyakan Kesiapan Bahasa Inggris di SD Depok

Depok | Sketsa Online - Wacana penguatan pembelajaran Bahasa...

Tren Baru Sambut Iduladha! DKP3 Depok Gaungkan Eco-Qurban Minim Limbah Plastik

Depok | Sketsa Online - Menjelang Hari Raya Iduladha...

Posyandu 6 SPM Teratai Diresmikan, Mazhab Apresiasi Inovasi TP-PKK Depok Jangkau Persoalan Warga

Depok | Sketsa Online – Ketua DPC PPP Kota Depok, , mengapresiasi peresmian Posyandu Teratai 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di RW 04 Rangkapan...

Potret Kebinekaan dalam Kirab Budaya, Camat Sukmajaya: Investasi Sosial untuk Masa Depan Depok

Depok | Sketsa Online - Keberagaman budaya, suku bangsa, agama, dan komunitas yang hidup di Kota Depok dinilai bukan sekadar realitas sosial, tetapi juga...

Soroti Kebijakan Kemendikdasmen, Jiacep Pertanyakan Kesiapan Bahasa Inggris di SD Depok

Depok | Sketsa Online - Wacana penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendapat sorotan...