Depok | Sketsa Online – Memasuki usia keempat, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kota Depok memperingati hari jadinya dengan menggelar rangkaian kegiatan sosial dan refleksi organisasi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Margo City, Depok, pada Rabu (25/2/2026).
Perayaan bertajuk “Berkah Ramadan” ini diisi dengan santunan kepada 100 anak yatim, nonton bersama, bermain, serta buka puasa bersama sebagai wujud kepedulian sosial insan pers terhadap masyarakat.
Ketua Panitia Milad Ke-4 IJTI Kota Depok, Iyung, menjelaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum perjalanan empat tahun IJTI di Kota Depok. Ia mengungkapkan, sebelum resmi menjadi bagian dari IJTI, organisasi tersebut bernama Pokja Wartawan Depok.
“Kegiatan hari ini bertepatan dengan ulang tahun IJTI yang ke-4 sejak terbentuk di Kota Depok. Sebelumnya namanya Pokja Wartawan Depok, dan pada tahun 2022 kami resmi bergabung dengan organisasi yang terdaftar di Dewan Pers, yaitu IJTI,” jelas Iyung.
Menurutnya, konsep “Berkah Ramadan” sengaja diusung agar perayaan milad memiliki nilai sosial yang kuat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, di ulang tahun keempat yang berbarengan dengan Ramadan ini, kami mengajak 100 anak yatim untuk nonton bioskop, bermain di Timezone, kemudian diberikan santunan dan buka puasa bersama,” ujarnya.
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Metro Depok dan Wakil Wali Kota Depok. Iyung berharap, di usia yang semakin matang ini, IJTI dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik melalui pemberitaan yang berkualitas maupun aksi sosial yang berkelanjutan.
“Mudah-mudahan di usia keempat ini IJTI bisa terus berkontribusi membantu membuat Kota Depok lebih maju, baik dari segi pemberitaan maupun aksi sosial yang berdampak,” katanya.
Tak hanya itu, Ia juga menegaskan bahwa fungsi kontrol sosial sebagai media tetap menjadi komitmen utama organisasi. Namun, solidaritas antarjurnalis perlu terus diperkuat mengingat profesi jurnalis masih memiliki tantangan dan kerentanan tersendiri.
“Kita tetap menjalankan tugas sebagai kontrol sosial. Tetapi teman-teman juga harus bersinergi, karena posisi jurnalis masih rentan. Dengan kebersamaan dan berkelompok, semoga kita bisa saling mendukung satu sama lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang digelar dalam momentum milad tersebut. Ia menilai perayaan yang diisi dengan santunan dan kebersamaan bersama anak-anak yatim di bulan Ramadan merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat milad yang keempat untuk IJTI Kota Depok. Apa yang dilakukan hari ini, berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan Ramadan, adalah kegiatan yang sangat baik dan penuh makna,” ujar Chandra.
Ia menegaskan bahwa peran organisasi jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga harus hadir memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Chandra juga menyampaikan pesan motivasi kepada generasi muda serta insan pers yang hadir. Ia mengingatkan para pelajar agar menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
“Saya berpesan kepada adik-adik, hindari tindakan-tindakan yang bisa merugikan diri sendiri. Jangan ada tawuran yang sekarang marak di mana-mana, jangan merokok, apalagi pakai narkoba. Tolong dijauhi,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa masa depan hanya dapat diraih melalui kesungguhan dalam belajar dan membangun karakter.
“Belajar yang rajin, belajar sampai kuliah setinggi-tingginya. Insyaallah nanti adik-adik bisa menjadi seperti Pak Kapolres, bisa menjadi seperti pejabat-pejabat yang kita banggakan, bahkan bisa menjadi Wali Kota atau Presiden Republik Indonesia. Saya yakin, selama adik-adik terus belajar dengan semangat, cita-cita itu bisa tercapai,” ujarnya penuh optimisme.
Chandra juga menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Depok, Supian Suri, yang tengah menunaikan ibadah umrah.
“Beliau sedang menjalani ibadah umrah. Mudah-mudahan hari ini atau dalam waktu dekat sudah tiba di tanah air. Kita doakan semoga perjalanan ibadahnya diberikan perlindungan dan kelancaran oleh Allah SWT, serta mendapatkan umrah yang mabrur,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan, termasuk Margo City dan Polres Metro Depok.
“Terima kasih kepada Margo City yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan kepada Polres Metro Depok yang selama ini sudah menyediakan tempat bagi teman-teman IJTI untuk sekretariatnya. Sudah bertahun-tahun sinergi ini berjalan, mudah-mudahan kolaborasi ini terus kita jaga bersama,” katanya.
Menurut Chandra, kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan media harus dimaknai sebagai bagian dari pengabdian.
“Kalau kita niatkan untuk kebaikan masyarakat, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama, tetapi bernilai ibadah. Mari kita wujudkan Depok yang maju, inklusif, dan Depok untuk semua,” tandasnya.
Kemudian, Ia juga menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga persatuan melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.
“Kerja sama dalam berbagi berita dan informasi itu penting. Beritakan yang fakta dan kebenaran, supaya masyarakat tidak termakan hoaks dan tidak terpecah belah. Informasi yang tepat akan membuat masyarakat tetap solid,” tambahnya.
Milad Ke-4 IJTI Kota Depok ini pun menjadi momentum penguatan kolaborasi yang tidak hanya bersifat profesional, tetapi juga bernilai ibadah dalam membangun Kota Depok yang lebih maju dan penuh keberkahan. (el’s)




