Depok | Sketsa Online – Ketua PGI Depok, H. Hamzah menegaskan bahwa olahraga golf terbuka bagi siapa saja dan tidak terbatas pada kalangan tertentu.
Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berani mencoba tanpa rasa ragu meski memiliki keterbatasan ekonomi, karena menurutnya keberhasilan dalam golf tidak ditentukan oleh latar belakang sosial.
H. Hamzah menyampaikan bahwa pengalaman di lapangan menunjukkan banyak pegolf berprestasi lahir dari kondisi sederhana.
“Di Kota Depok ini banyak pegolf yang sudah malang melintang di tingkat nasional maupun internasional, dan ternyata mereka bukan dari kalangan berada,” ujarnya pada Kamis (19/2/26).
Pernyataan tersebut, menjadi bukti nyata bahwa kesempatan berprestasi di dunia golf terbuka luas bagi siapa pun.
Ia menuturkan, persepsi bahwa golf identik dengan olahraga mahal kerap membuat masyarakat enggan mencoba. Padahal, menurutnya, hambatan terbesar justru berasal dari keraguan diri sendiri.
“Yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat, terutama para junior, golf bisa dinikmati, dijalankan, dan dimainkan oleh siapa saja yang memiliki keseriusan,” kata Hamzah.
Lebih lanjut, ia menilai pentingnya menanamkan pola pikir positif sejak awal kepada calon atlet maupun pemula. Keseriusan, disiplin, dan konsistensi latihan, lanjutnya, merupakan faktor utama yang menentukan perkembangan kemampuan seseorang di lapangan, bukan kondisi finansial. Ia pun mendorong para pemula agar tidak minder dan berani memulai langkah pertama.
Di Depok, ia melihat potensi bibit atlet golf cukup besar apabila terus diberi motivasi dan kesempatan berkembang. Karena itu, ia berharap masyarakat mulai memandang golf sebagai olahraga yang inklusif dan memberi ruang bagi siapa saja untuk belajar, berlatih, serta meraih prestasi.
“Selama ada kemauan dan kesungguhan, peluang itu selalu terbuka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menambahkan, golf bukan hanya melatih teknik permainan, tetapi juga membentuk karakter seperti kesabaran, fokus, ketelitian, serta pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut dinilai penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik di bidang pendidikan, karier, maupun sosial.
“Mudah-mudahan stigma lama terhadap golf dapat berubah, sehingga semakin banyak masyarakat berani mencoba dan menjadikannya sebagai wadah pengembangan diri, olahraga prestasi, sekaligus sarana membangun mental yang kuat dan berdaya saing,” tutupnya. (el’s)




