Perkuat Program PEKKA lewat Kolaborasi Strategis, Camat Sukmajaya Prioritaskan Kemandirian Perempuan Kepala Keluarga

Depok | Sketsa Online – Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli Tobing, S.STP, M.A berkomitmen memperkuat pelaksanaan Program Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak guna menunjang kemandirian perempuan.

Program pemerintah ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemberian bantuan, tetapi juga mampu membangun solidaritas serta pemberdayaan berkelanjutan bagi perempuan yang menjadi penanggung jawab keluarga.

Kristin menegaskan bahwa perempuan kepala keluarga tidak dapat dipandang sebagai kelompok lemah. Melalui PEKKA, ia ingin membangun lingkaran dukungan agar para perempuan dapat saling menguatkan sesuai kemampuan masing-masing.

“Tidak semua perempuan kepala keluarga itu lemah. Karena itu, PEKKA harus menjadi ruang saling mendukung perempuan yang mampu membantu yang belum mampu, yang memiliki keterampilan dapat membimbing yang masih belajar. Circle seperti ini yang ingin kita bangun,” ujarnya usai musrembang kecamatan sukmajaya, di Aula Kecamatan Sukmajaya, Depok pada Jumat (30/1/36).

Baca juga:  Kedai Harsya Hadirkan Ruang Hangat bagi Keluarga di Tengah Hiruk Pikuk Depok

Menurutnya, PEKKA tidak semata menempatkan anggotanya sebagai penerima manfaat. Para anggota justru didorong untuk berperan aktif, bahkan menjadi pihak yang memberi dukungan kepada sesama perempuan kepala keluarga.

Sebagai bentuk dukungan nyata, komunitas PEKKA di Sukmajaya telah menerima bantuan dari PLN berupa booth usaha yang dimanfaatkan anggota untuk berjualan. Saat ini, aktivitas tersebut banyak bergerak di bidang kuliner dan berlangsung setiap hari di wilayah kecamatan, sehingga membantu memperkuat perekonomian keluarga.

Baca juga:  Gerakan Kamis Produk Lokal! Cing Ikah Dorong Karya Warga Depok Jadi Identitas Daerah

“Saya berusaha mengakomodasi kebutuhan PEKKA. Bantuan booth ini menjadi salah satu langkah awal agar anggota memiliki peluang usaha dan penghasilan,” kata Kristin.

Ke depan, ia berencana menghadirkan berbagai modifikasi program agar manfaat PEKKA semakin luas. Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, Kecamatan Sukmajaya juga akan mendorong pertemuan rutin sebagai ruang berbagi dan saling mendengarkan.

“Perempuan bukan hanya butuh bantuan uang, tetapi juga ingin dimengerti. Mereka perlu didengarkan dan diberi masukan yang menenangkan. Ketika perempuan merasa bahagia, biasanya keluarga, suami dan anak ikut merasakan dampaknya,” jelasnya.

Baca juga:  Era Baru Hamzah, PGI Jabar Bidik Depok Jadi Etalase Pembinaan dan Prestasi Golf 

Selain itu, Kristin berencana membuka peluang pelatihan keterampilan bagi anggota PEKKA melalui kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3P2KB).

“Nanti akan kita coba kolaborasikan dengan dinas pengampu agar ada pelatihan yang mendukung peningkatan kapasitas perempuan kepala keluarga,” tambahnya.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Kristin berharap Program PEKKA di Sukmajaya dapat berkembang menjadi gerakan pemberdayaan yang tidak hanya membantu perempuan bertahan, tetapi juga mendorong mereka menjadi mandiri dan berdaya.

“Dengan dukungan yang tepat, perempuan kepala keluarga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus berkontribusi bagi pembangunan masyarakat,” tutupnya. (el’s)

Latest

Pemkab Bogor Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM untuk Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

CIBINONG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

May Day 2026: H. Igun Sumarno Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Pekerja, Soroti Tiga Isu Krusial

Depok | Sketsa Online – Dalam momentum peringatan Hari...

Newsletter

Don't miss

Pemkab Bogor Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM untuk Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

CIBINONG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

May Day 2026: H. Igun Sumarno Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Pekerja, Soroti Tiga Isu Krusial

Depok | Sketsa Online – Dalam momentum peringatan Hari...

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik...

Dipanggil BKD, Siswanto Klarifikasi Video KTR: Minta Konfrontasi dan Pertanyakan Motif Pelapor di Balik Aduan

Depok | Sketsa Online - Anggota DPRD Kota Depok, Siswanto, memenuhi panggilan Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk memberikan klarifikasi atas beredarnya video yang memperlihatkan...

Pansus I Sahkan Raperda Industri, Binton J. Nadapdap Tekankan Transformasi Industri Inklusif Berbasis Klaster

Depok | Sketsa Online - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kota Depok resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK)...

Pemkab Bogor Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM untuk Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

CIBINONG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat transformasi Posyandu dengan mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna memperkuat layanan dasar masyarakat...