Soroti Mutasi ASN Depok, Hj. Qonita Tegaskan Disiplin, Loyalitas, dan Profesionalisme Jadi Fondasi Birokrasi

Depok | Sketsa Online – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah, SE, MM menegaskan bahwa mutasi dan rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan hak prerogatif Wali Kota Depok yang wajib dilaksanakan sesuai prosedur, mekanisme, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, penataan ASN harus diarahkan pada penguatan tata kelola birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai wujud tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

Hj. Qonita menilai mutasi ASN bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari strategi membangun pemerintahan yang disiplin, berintegritas, dan profesional. Karena itu, setiap ASN dituntut memiliki loyalitas terhadap pimpinan daerah yang selaras dengan profesionalisme, etika birokrasi, serta komitmen menjaga amanah rakyat.

“Jabatan adalah amanah. ASN tidak hanya bertanggung jawab kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat. Setiap keputusan dan pelayanan akan dinilai langsung oleh publik, sehingga penyimpangan sekecil apa pun dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat,” tegasnya pada Kamis (15/1/26).

Baca juga:  BK Award DPRD Depok 2025, Qonita Lutfiyah Angkat Etika Parlemen dalam Nuansa Bhinneka Tunggal Ika

Legislator PPP Depok tersebut menekankan bahwa loyalitas ASN tidak boleh dimaknai sebagai kepatuhan personal semata, melainkan kesetiaan terhadap aturan, sistem pemerintahan, dan kepentingan publik. ASN, kata dia, wajib menjunjung tinggi integritas, kejujuran, serta menghindari penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan masyarakat.

“ASN harus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi serta regulasi yang berlaku. Loyalitas yang dibangun adalah loyalitas terhadap sistem dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Hj. Qonita juga mengingatkan para ASN yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Program dan kebijakan yang telah berjalan baik perlu dilanjutkan demi menjaga kesinambungan pelayanan, sementara kebijakan yang kurang efektif harus dievaluasi dan diperbaiki.

Baca juga:  KUHP Baru Jadi Perhatian, Edi Masturo Ingatkan Dampak Salah Tafsir

“Mutasi harus menjadi momentum peningkatan kinerja. Jangan sampai pelayanan publik justru stagnan akibat pergantian jabatan. Masyarakat harus tetap merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang optimal,” katanya.

Sebagai komisi yang membidangi urusan pemerintahan, Komisi A DPRD Kota Depok akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten terhadap jalannya roda pemerintahan, hingga ke tingkat kelurahan. Pengawasan difokuskan pada kinerja aparatur, pelaksanaan program, serta kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh warga.

Lebih lanjut, Ia menegaskan, DPRD khususnya Komisi A berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus pengawal amanah rakyat, agar kebijakan mutasi ASN benar-benar berdampak pada perbaikan birokrasi dan pelayanan publik.

“Pengawasan DPRD bukan untuk menghambat, tetapi memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mutasi ASN harus menghasilkan pelayanan publik yang lebih cepat, bersih, dan profesional,” jelasnya.

Baca juga:  Kinerja OPD Jadi Sorotan! Hj. Qonita Lutfiyah Tegas Interupsi di Paripurna

Dengan penguatan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme ASN yang berlandaskan amanah masyarakat, Hj. Qonita berharap pemerintahan Kota Depok semakin tertib, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan warga, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Ia menilai birokrasi yang sehat merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Jika aparatur bekerja dengan integritas dan profesionalisme, maka setiap kebijakan akan lebih mudah diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penataan mutasi ASN yang berorientasi pada sistem merit, integritas, dan pelayanan publik, Kota Depok diharapkan mampu memperkuat fondasi birokrasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing.

“Birokrasi profesional bukan hanya penggerak roda pemerintahan, tetapi juga pilar utama dalam mewujudkan Depok yang maju dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutupnya. (el’s)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...