Andi Tatang Ingatkan Konsekuensi Hukum Proyek Kabel Asal Gali di Jalan Tapos

Depok | Sketsa Online – Proyek pemasangan kabel di Jalan Raya Tapos, Kota Depok, menuai peringatan serius terkait aspek hukum. Pasalnya, bekas galian proyek tersebut dibiarkan terbuka dan tidak ditangani secara profesional, sehingga dinilai mengancam keselamatan pengguna jalan.

Hingga Minggu (28/12), sejumlah lubang galian masih terlihat di berbagai titik dan dilaporkan telah memicu kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan pantauan di lapangan, bekas galian belum ditutup secara permanen dan permukaan jalan tidak dikembalikan seperti semula.

Minimnya rambu peringatan serta sisa material proyek berupa karung berisi tanah yang berserakan di badan jalan mempersempit jalur kendaraan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dr (c) Andi Tatang Supriyadi, S.E., S.H., CPL., CPM menegaskan bahwa pekerjaan utilitas di ruang milik jalan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga mengandung tanggung jawab hukum yang melekat.

Baca juga:  Presisi di Garda Depan, Andi Tatang Tegas Dukung Polres Metro Depok

“Setiap pekerjaan di jalan umum wajib menjamin keselamatan pengguna jalan. Jika bekas galian dibiarkan terbuka tanpa rambu yang jelas dan sudah menimbulkan korban, maka unsur pelanggaran hukumnya sangat nyata,” ujar Andi Tatang.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan pihak yang melakukan pekerjaan di jalan untuk memasang rambu peringatan, menjaga keamanan lalu lintas, serta segera memulihkan kondisi jalan setelah pekerjaan selesai. Pengabaian terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi administratif, perdata, hingga pidana.

Apabila kecelakaan terjadi akibat kelalaian dan kondisi berbahaya tetap dibiarkan, maka tanggung jawab hukum tidak hanya berada pada kontraktor pelaksana proyek, tetapi juga pada pemerintah daerah sebagai pihak pemberi izin dan pengawas.

“Jika pembiaran terus terjadi, maka tanggung jawab hukumnya bersifat kolektif. Pemerintah memiliki kewajiban pengawasan, dan ketika pengawasan itu lemah, konsekuensi hukumnya juga bisa melekat,” tegasnya.

Baca juga:  KPK Tahan Stafsus Menag Terkait Skandal Kuota Haji 2023–2024, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Lebih lanjut, Andi Tatang turut menyoroti peran aparat kewilayahan dan unsur masyarakat setempat. Pembiaran terhadap kondisi jalan yang membahayakan keselamatan publik dinilai tidak boleh dianggap sepele.

“Bahaya itu terlihat jelas di depan mata. Jika potensi kecelakaan diketahui tetapi tidak ada tindakan, maka pembiaran tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian,” katanya.

Tak hanya itu, ia mendesak pemerintah daerah dan dinas teknis terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek pemasangan kabel tersebut, mengevaluasi perizinan, serta memastikan kepatuhan kontraktor terhadap standar keselamatan kerja dan ketentuan hukum yang berlaku.

Aparat penegak hukum juga diminta turun tangan apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang membahayakan keselamatan umum.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar ada efek jera. Pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan keselamatan warga,” ujarnya.

Sementara itu, warga sekitar mengaku resah saat melintas di Jalan Raya Tapos. Mereka berharap seluruh bekas galian segera ditutup, sisa material proyek dibersihkan, dan kondisi jalan dipulihkan agar lalu lintas kembali aman dan lancar.

Baca juga:  Borong Emas Kejurda Hockey Outdoor 2025, FHI Kota Depok Mantap Tatap Porprov 2026

Menutup pernyataannya, Andi Tatang mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan utilitas di ruang publik agar menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Ia meminta kontraktor untuk segera menutup seluruh bekas galian, memasang rambu peringatan yang memadai, serta mengembalikan kondisi jalan sesuai standar teknis dan hukum yang berlaku.

Ia juga mengajak pemerintah daerah dan instansi pengawas untuk meningkatkan pengawasan serta bertindak cepat terhadap setiap potensi pelanggaran di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan hukum demi mencegah terjadinya kecelakaan yang merugikan masyarakat.

“Pembangunan harus berjalan seiring dengan kepatuhan hukum dan keselamatan publik. Dengan pengawasan yang tegas dan kesadaran bersama, risiko kecelakaan dapat dicegah dan kepentingan masyarakat dapat terlindungi,” tutupnya. (el’s)

Latest

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

445 Jamaah Haji Kloter 07 JKS Berangkat dari Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Sebanyak 445 jamaah...

Newsletter

Don't miss

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

445 Jamaah Haji Kloter 07 JKS Berangkat dari Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Sebanyak 445 jamaah...

Dugaan Kasus Pelatih Voli Naik ke Penyidikan, KPAD Depok Prioritaskan Pemulihan Trauma Korban

Depok | Sketsa Online - Penanganan dugaan kekerasan seksual...

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik lokal yang semakin kompetitif dan penuh tantangan, peran figur di balik layar kerap menjadi penentu...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Hewan Jonggol guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Bogor harus ditangani melalui gerakan kolaborasi besar yang...