Depok | Sketsa Online – White House Premiere bersama Istri Wali Kota Depok, Cing Ikah, resmi meluncurkan UBI (Unik Bakti Inklusi), sebuah program pendampingan sosial yang dirancang sebagai ruang aman bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dan sering menjadi sasaran perundungan.
Program ini dihadirkan di wilayah Tapos sebagai langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, suportif, dan ramah bagi seluruh anak.
Owner White House Premiere, H. Rudiman, menjelaskan bahwa gagasan UBI muncul karena meningkatnya kasus bullying yang memengaruhi mental dan rasa percaya diri anak-anak.
“Peluncuran UBI ini termotivasi karena sekarang banyak bullying. Banyak anak yang dianggap berbeda justru memiliki kekuatan besar. Mereka hanya butuh tempat untuk merasa dihargai,” ujar Rudiman pada Minggu (23/11).

Ia menegaskan bahwa UBI bukan sekadar ruang pendampingan, melainkan wadah yang membangun karakter dan semangat anak.
“Anak-anak UBI punya semangat luar biasa. Hari ini mereka bahkan membuat mural sejak pagi dan terlihat sangat bahagia. Itulah yang ingin kami ciptakan, ruang aman yang membuat mereka percaya diri,” katanya.
Rudiman juga menegaskan komitmen White House Premiere untuk terus memberikan kontribusi nyata di lingkungan Tapos dan Depok.
“Dimana ada White House, kami ingin selalu memberi kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah. Ke depan kami juga berencana membantu program Rumah Tidak Layak Huni di Tapos,” katanya.
Dilokasi yang sama, Cing Ikah, yang meresmikan UBI, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai UBI sebagai program yang benar-benar menyentuh kebutuhan anak-anak rentan.
“UBI (Unik Bakti Inklusi ini luar biasa). Program seperti ini penting karena banyak anak istimewa yang masih berhadapan dengan bullying. Mereka butuh lingkungan yang mendukung dan melindungi,” ujar Cing Ikah.
Selain itu, Cing Ikah juga mengapresiasi konsistensi Rudiman dalam membantu masyarakat.
“Pak Haji ini bukan hanya aktif di kegiatan sosial, tetapi juga selalu hadir memberikan kebahagiaan bagi warga. Kehadiran UBI menjadi bukti bahwa kepedulian beliau semakin meluas,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Cing Ikah turut mengumumkan bantuan pembangunan rumah untuk warga bernama Ibu Salamah, yang hidup bersama dua anak penyandang disabilitas netra.
“Semoga rumah dari White House ini menjadi keberkahan dan memberi kehidupan yang lebih layak bagi keluarga Ibu Salamah,” ujarnya.
Acara peluncuran UBI berlangsung hangat, dihadiri oleh anak-anak binaan, keluarga, relawan, perwakilan pemerintah, dan warga sekitar. Banyak anak yang berani tampil dan berinteraksi, mencerminkan semangat inklusi yang ingin dibangun program UBI.
Menutup acara, Rudiman menegaskan bahwa UBI adalah komitmen jangka panjang.
“UBI bukan acara sesaat. Ini langkah awal untuk membentuk anak-anak yang lebih kuat, lebih percaya diri, dan bebas dari bullying. Saya orang Depok asli, dan saya punya tanggung jawab membangkitkan kota ini,” tegasnya.
Dengan kehadiran UBI (Unik Bakti Inklusi), masyarakat berharap tercipta ekosistem sosial baru yang lebih peduli, ramah anak, dan mendukung perkembangan setiap anak tanpa memandang keterbatasan. (el’s)




