Polres Madina Tertibkan Pistol Mainan di Siabu, GEMPAK Kritik Peran Pemdes

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) melalui jajaran Polsek bersama Pos Siabu, serta melibatkan anggota Danramil 12/Siabu, melakukan penertiban dan penyitaan terhadap pistol mainan berpeluru plastik di sejumlah wilayah pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Minggu (22/3/2026).

Kegiatan penindakan tersebut dilaksanakan di beberapa desa, yakni Desa Sihepeng, Huta Raja, Hutapuli, dan Simangambat. Petugas gabungan turun langsung ke lapangan guna menindak penggunaan pistol mainan berpeluru plastik yang dinilai berpotensi membahayakan, khususnya bagi anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berhasil menyita sejumlah pistol mainan dari warga yang kedapatan menggunakannya. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama suasana Lebaran agar tetap aman dan kondusif.

Baca juga:  Kapolres Madina Masih di Polsek MBG, Pastikan Keadaan Kondusif

Sementara itu, dari hasil pantauan di Polsek Siabu, sejumlah warga juga mendatangi kantor polisi untuk melaporkan berbagai kejadian. Laporan yang masuk di antaranya terkait aksi pelemparan kaca mobil hingga dugaan pengeroyokan yang terjadi di wilayah tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (GEMPAK) menyampaikan kritik terhadap pemerintah desa (Pemdes) yang dinilai kurang optimal berperan dalam melakukan pengawasan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Bikin Bangga! Jurnalis Ruzka Indonesia Raih Podium Nasional Lomba Jurnalistik BPJS Ketenagakerjaan 2025

“Pemerintah desa jangan diam saja. Sudah seharusnya melakukan pengawasan serta memberikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya dan kerugian yang dapat ditimbulkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa maraknya penggunaan pistol mainan berpeluru plastik serta aksi kekerasan yang terjadi bukanlah bagian dari tradisi masyarakat.

“Ini bukan tradisi yang harus dipertahankan. Justru ini berpotensi membahayakan dan merugikan orang lain. Jangan sampai hal seperti ini dianggap biasa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepala desa bersama perangkatnya untuk lebih aktif turun ke lapangan, melakukan pendekatan persuasif, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya.

Baca juga:  Aksi Jilid III SERAM Riau: Tuntut Penangkapan Kacabdisdik Wilayah III Provinsi Riau

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Pemerintah desa harus hadir dan bertanggung jawab dalam menjaga ketertiban di wilayahnya,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dapat berdampak luas, tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Dengan adanya penertiban yang melibatkan aparat kepolisian dan TNI, diharapkan situasi kamtibmas selama perayaan Idul Fitri tetap aman, tertib, dan kondusif. (IS)

Latest

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,...

Lebih dari Sekadar Kebaya: Hj. Qonita Lutfiyah Ungkap Makna Kartini yang Sering Terlupakan

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini kerap...

Tak Hanya Cantik! Hj. Yuni Indriany: Perempuan Harus Ambil Peran Nyata dan Berdampak

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini bukan...

Newsletter

Don't miss

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,...

Lebih dari Sekadar Kebaya: Hj. Qonita Lutfiyah Ungkap Makna Kartini yang Sering Terlupakan

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini kerap...

Tak Hanya Cantik! Hj. Yuni Indriany: Perempuan Harus Ambil Peran Nyata dan Berdampak

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini bukan...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Percepat Penanganan Banjir Cigudeg, 50 Warga Mengungsi dan Bantuan Mulai Disalurkan

CIGUDEG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, kini berhasil ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Sebagian besar warga terdampak sudah kembali ke rumah...

Lebih dari Sekadar Kebaya: Hj. Qonita Lutfiyah Ungkap Makna Kartini yang Sering Terlupakan

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini kerap identik dengan kebaya dan seremoni. Namun di balik itu, makna perjuangan perempuan sering kali tereduksi...

Tak Hanya Cantik! Hj. Yuni Indriany: Perempuan Harus Ambil Peran Nyata dan Berdampak

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini bukan lagi sekadar tentang simbol kecantikan atau seremoni semata. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat...