Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Kelistrikan dan sinyal HP tidak dapat di akses alias lumpuh total di daerah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) terutama Kecamatan Natal.
Putusnya jalur telekomunikasi tersebut akibat listrik padam yang sudah memasuki tenggang waktu 3×24 jam lebih sejak Senin malam 24 Nopember 2025 hingga hari ini Kamis (27/11/2025).
Wilayah kecamatan Natal menjadi daerah terisolir dengan banjir dan longsor yang melanda akses jalan ke kecamatan induk di Pantai Barat Madina.
Salah satu warga Kecamatan Natal, Rizki (25) menyampaikan hingga hari ini sinyal dan listrik masih lumpuh total.
“Tidak ada jaringan, beberapa hari yang lalu Indosat masih mengudara, namun hari ini memang mati total. Keluarga di rantau cemas akibat tidak bisa berkomunikasi,” ucap Rizki.
“Dengan matinya sinyal HP ini menambah rasa kalut kami yang dilanda banjir. Sementara hujan masih sering turun desa diiringi angin kencang,” tutupnya.
Sementara itu sebelumnya pada Rabu (26/11/2025), Kepala Desa Patiluban Mudik, Irwan menyampaikan di wilayah desa Patiluban Mudik, 90 % terendam banjir.
Namun saat ini belum diketahui secara pasti kondisi update banjir. Di beberapa desa seperti Desa Setia Karya dan Desa Pasar III yang berdekatan ke muara Laut Natal masih direndam banjir, dengan kondisi kedalaman yang mulai menyusut perlahan dengan ketinggian bervariasi.
Camat Natal, Mulia Gading, S.E, tidak merespon ketika dikonfirmasi update data wilayah yang masih terendam banjir. (IS)




