Depok | Sketsa Online – Dalam kegiatan reses di RW 02 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Minggu (1/2/2026), aspirasi warga dari wilayah Rangkapan Jaya, Rangkapan Jaya Baru, dan Mampang mengerucut pada kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar yang belum mampu terakomodasi melalui dana RW sebesar Rp300 juta.
Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Anggota Komisi A DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Edi Masturo, yang hadir untuk menyerap dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Edi Masturo menegaskan bahwa mayoritas usulan warga bukan lagi sebatas perbaikan lingkungan berskala kecil, melainkan menyangkut fasilitas publik strategis yang menjadi kewenangan pemerintah kota.
“Dana RW Rp300 juta tentu sangat membantu. Namun aspirasi warga Rangkapan Jaya lebih banyak pada pembangunan infrastruktur yang memang tidak bisa dicover oleh dana RW,” ujar Edi Masturo.
Ia menjelaskan, selama ini dana RW telah dimaksimalkan untuk perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta sarana pendukung lainnya. Akan tetapi, keterbatasan anggaran membuat kebutuhan mendasar di sektor pendidikan dan kesehatan belum dapat direalisasikan.
Lebih lanjut, dalam reses tersebut, Edi Masturo juga menyampaikan apresiasi warga kepada Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Depok atas telah diresmikannya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 02 Pancoran Mas. Sekolah tersebut diharapkan dapat mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran ini.
“Warga mengapresiasi peresmian MTsN 02 Pancoran Mas. Insyaallah tahun ini sudah bisa menerima murid baru. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Edi Masturo menekankan bahwa kebutuhan paling mendesak yang hingga kini belum terjawab adalah pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Rangkapan Jaya. Ia menuturkan, sejak Kota Depok berdiri, belum pernah ada pembangunan SD negeri di wilayah tersebut.
“Ini menjadi keluhan utama warga. Sejak Depok berdiri, Rangkapan Jaya belum pernah memiliki SD negeri, sehingga anak-anak harus bersekolah ke wilayah lain,” tegasnya.
Selain sektor pendidikan, warga juga menyampaikan kebutuhan mendesak akan pembangunan Puskesmas. Hingga kini, masyarakat Rangkapan Jaya masih harus mengakses layanan kesehatan di wilayah lain dengan jarak yang cukup jauh.
“Puskesmas sangat dibutuhkan masyarakat Rangkapan Jaya, baik untuk pelayanan kesehatan dasar maupun kondisi darurat,” ungkap Edi Masturo.
Sebagai Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Edi Masturo menegaskan komitmennya untuk mendorong aspirasi warga tersebut agar masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan Pemerintah Kota Depok ke depan.
“Aspirasi ini adalah suara warga. Saya akan terus mengawal agar Pemerintah Kota Depok dapat hadir dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara nyata dan berkeadilan,” tutupnya. (el’s)




