Forkopincam Natal Beri Himbauan Pedagang di Bulan Ramadan

Mandailing Natal, | Sketsa online.com – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Natal yang dimotori Sekretaris Camat (Sekcam) Natal, Nori Susanda, S.Hut.,M.H., menyampaikan himbauan dan teguran lisan kepada para pedagang yang berjualan makanan sejak pagi hari di bulan Ramadan 1447 H pada Senin (2/3/2026).

Dari pantauan di lokasi, kegiatan penyampaian himbauan dan teguran lisan ini juga diikuti oleh Kapolsek Natal, AKP. Maraden Pakpahan, S.H., Kacabjari Madina di Natal diwakili Kaurbin Elli, Danramil 17 Natal yang diwakili Batuud, Serma Herry Sopian, Kasi Trantib Kecamatan Natal Slamet Sunarto, dan beberapa personil Polsek Natal serta beberapa pegawai dari kantor KUA Natal. Selain dari Forkopincam, Ketua Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata (LABRN), Ali Anapiah, S.H. bersama dan Ketua Majelis Pemangku Adat (MPA) H. Misdar juga turut serta.

Baca juga:  Subuh Berjamaah di Lumban Pasir, Bupati Madina Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman

Sekcam Natal, Nori Susanda, S.Hut,.M.H., kepada wartawan menyampaikan, kegiatan himbauan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran Bersama Nomor : 300/1/2026 tentang Larangan Selama Bulan Suci Ramadan 1447 H. Dalam surat edaran bersama yang terdiri dari 10 (Sepuluh) poin ini ditentukan bahwa pedagang warung nasi maupun warung makanan atau lapak kue-kue bisa mempersiapkan barang dagangan sekira pukul 14:00 Wib, dan buka sekira pukul 15:00 Wib.

Baca juga:  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

“Kepada para pedagang sebelumnya sudah kita berikan Surat Edaran Bersama tersebut, namun beberapa warung masih membandel, hingga buka sebelum jadwal yang ditentukan,” ucap Nori.

Lebih lanjut, kata Nori, dilakukannya kegiatan himbauan tersebut bertujuan untuk menjaga kesucian bulan Ramadan 1447 H.

“Kami bukan melarang para pedagang berjualan, namun hanya menetapkan ketentuan bersama yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan, kondusifitas selama umat muslim menjalankan ibadah puasa,” tegas Nori yang didampingi beberapa staf Kantor Camat Natal.

Baca juga:  Anggota DPRD Madina, Dra. Hj. Melati Nur Laksanakan Reses di Pasar I Natal

“Untuk saat ini selain melakukan himbauan, kita juga menegur dengan persuasif secara lisan beberapa pedagang yang masih membandel,” tutup dia.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...