Menuju Pentas Jabar! Wakabid Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan Optimistis Talenta Muda Depok Tembus Soekarno Cup 2026

Bekasi | Sketsa Online – Seleksi menuju ajang Soekarno Cup 2026 tingkat Jawa Barat menjadi momentum penting dalam melihat kualitas sekaligus masa depan pembinaan sepak bola usia muda di Kota Depok. Di tengah persaingan ketat antarpemain dari berbagai daerah, para talenta muda Depok mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk bersaing di level provinsi.

Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan Kota Depok, Anggayuda Prabu Mesta atau yang akrab disapa Angga Prabu, mengatakan ajang seleksi tersebut bukan sekadar proses mencari pemain terbaik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mental, disiplin, dan daya juang bagi generasi muda.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi peserta asal Depok dalam seleksi Soekarno Cup 2026 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (17/5/2026).

Menurut Angga, sebanyak 15 peserta asal Depok saat ini tengah mengikuti tahapan penjaringan pemain terbaik tingkat Jawa Barat. Nantinya, pemain yang dinyatakan lolos akan diproyeksikan memperkuat tim Jawa Barat pada ajang Soekarno Cup 2026.

“Peserta dari Depok itu mengikuti seleksi, nanti di-rolling dalam penilaian tingkat Jawa Barat. Siapa yang terpilih akan dibawa menjadi bagian dari tim Jawa Barat,” ujar Angga.

Baca juga:  Pemprov DKI Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Terhubung CCTV Terintegrasi, Perkuat Keamanan Jakarta

Ia menjelaskan, hingga saat ini hasil resmi seleksi memang belum diumumkan. Namun, seluruh peserta yang dikirim disebut merupakan pemain-pemain terbaik hasil penjaringan sebelumnya.

“Untuk hasil penentuan babak seleksi belum tahu, belum diumumkan juga berapa peserta yang lolos. Mungkin beberapa hari ke depan atau paling lama satu minggu,” katanya.

Di balik ketatnya persaingan, Angga menilai proses seleksi seperti ini penting untuk membentuk mental kompetitif para pemain muda. Sebab, dalam dunia olahraga, kemampuan teknik harus berjalan beriringan dengan kesiapan mental, kedisiplinan, dan konsistensi latihan.

Ia menyebut jumlah peserta seleksi dari dua titik di Jawa Barat mencapai hampir 300 orang, sementara pemain yang nantinya dipilih hanya sekitar 20 orang.

“Kalau saya bicara optimis, pasti optimis. Tapi memang dari total peserta Jawa Barat yang dilakukan di dua titik itu hampir 300 orang, sedangkan yang dipilih cuma 20 orang. Mudah-mudahan ada beberapa teman-teman dari Depok,” ujarnya.

Menurut Angga, apa pun hasilnya nanti, pengalaman mengikuti seleksi tingkat provinsi sudah menjadi bekal berharga bagi para pemain muda. Ia menekankan bahwa proses pembinaan atlet tidak bisa dilihat hanya dari siapa yang lolos atau gagal, melainkan bagaimana generasi muda terus mendapatkan ruang untuk berkembang.

Baca juga:  Selangkah Lagi! Koordinator TP3D: TPS Modern Depok Siap Diimplementasikan, Tinggal Finalisasi Birokrasi

“Intinya mereka sudah ikhtiar dan mengusahakan yang terbaik. Mudah-mudahan mereka bisa lolos dan bisa mewakili Depok di tim Jawa Barat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Angga melihat tingginya antusiasme generasi muda terhadap sepak bola menjadi sinyal positif bahwa olahraga masih memiliki daya tarik kuat sebagai aktivitas yang mampu membangun karakter dan menjauhkan anak muda dari aktivitas negatif.

“Yang saya lihat ternyata di Depok ini banyak sekali unggulan-unggulan dan minat tentang bola,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, ia menilai besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem pembinaan yang terkoordinasi secara maksimal. Menurutnya, masih banyak pemain muda berbakat yang belum mendapatkan pembinaan berjenjang dan pendampingan yang konsisten.

“Tapi anehnya mereka belum terkoordinir oleh ASKOT PSSI Kota Depok,” lanjutnya.

Angga menilai pembinaan olahraga usia muda membutuhkan kolaborasi banyak pihak, mulai dari sekolah sepak bola, klub lokal, organisasi olahraga, pemerintah daerah, hingga komunitas masyarakat. Dengan pembinaan yang terarah, olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja keras.

Baca juga:  Rumah Wali Kota Depok Diserbu Warga! Jiacep: Kedekatan Pemimpin dan Rakyat Terlihat Nyata

“Olahraga ini tidak bisa kita kaitkan hanya dengan unsur politik. Justru kami sebagai partai politik hadir untuk memberikan jalan atau jembatan mereka, bagaimana caranya pemerintah kota bisa mengoordinir semua ini,” jelasnya.

Ia juga meyakini bibit-bibit atlet potensial tidak hanya berada di pusat kota, melainkan tersebar hingga berbagai wilayah di Kota Depok. Karena itu, menurutnya, pembinaan harus menjangkau hingga tingkat bawah agar kesempatan berkembang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anak muda yang memiliki bakat di bidang olahraga.

“Karena ternyata banyak bibit-bibit kita, dan saya yakin bukan hanya di kota saja,” katanya.

Menutup pernyataannya, Angga berharap Soekarno Cup 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan pembinaan sepak bola usia muda di Kota Depok. Ia menilai anak-anak muda membutuhkan kesempatan berkembang, pendampingan, dan ekosistem olahraga yang sehat agar potensi mereka tidak berhenti hanya sebagai bakat semata.

“Karena olahraga bukan cuma soal menang atau kalah, tapi juga tentang membangun karakter, disiplin, dan masa depan mereka. Saya benar-benar pengen meracik anak-anak muda ini karena mereka bibit-bibit luar biasa,” tutup Angga. (el’s)

Latest

Soroti Keamanan Data Warga, Edi Masturo Dorong Pemerataan KTP Digital di Depok

Depok | Sketsa Online - Anggota Komisi A DPRD...

Kabar Gembira! PUPR Depok Jadikan Jalan Tapos Zona Percontohan Bebas Kabel Udara

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok mulai...

Newsletter

Don't miss

Soroti Keamanan Data Warga, Edi Masturo Dorong Pemerataan KTP Digital di Depok

Depok | Sketsa Online - Anggota Komisi A DPRD...

Kabar Gembira! PUPR Depok Jadikan Jalan Tapos Zona Percontohan Bebas Kabel Udara

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok mulai...

Sewindu SOBER Depok, Agus Sulaeman Apresiasi Konsistensi Edukasi HIV/AIDS dan Kepedulian Sosial

Depok | Sketsa Online - Komunitas SOBER Depok (Slankers...

Soroti Keamanan Data Warga, Edi Masturo Dorong Pemerataan KTP Digital di Depok

Depok | Sketsa Online - Anggota Komisi A DPRD dari Fraksi Gerindra Kota Depok, Edi Masturo, menyoroti pentingnya percepatan dan pemerataan penggunaan Identitas Kependudukan...

Kabar Gembira! PUPR Depok Jadikan Jalan Tapos Zona Percontohan Bebas Kabel Udara

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok mulai merealisasikan penataan infrastruktur telekomunikasi dengan menurunkan kabel udara ke bawah tanah di sepanjang Jalan Raya...

Reses ke- II Anggota DPRD Madina Teguh W. Hasahatan Nasution di Panggautan, PLN dan RSUD dr Husni Thamrin Natal Jadi Keluhan

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Partai PDI Perjuangan, Teguh W. Hasahatan Nasution, SH.,M.H.,melaksanakan Reses ke II...