Depok | Sketsa Online – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, membangkitkan kawasan Kali Ciwangi melalui penataan bantaran kali dan pembangunan jembatan ikonik yang diproyeksikan menjadi destinasi baru wisata warga sekaligus penggerak UMKM. Kegiatan tersebut berlangsung di RW 10, kawasan RJB, Kota Depok, dan kini memasuki tahap akhir.
Mazhab HM mengatakan, penataan bantaran Kali Ciwangi telah rampung dan saat ini fokus pembangunan diarahkan pada penyelesaian jembatan penghubung antarkampung. Jembatan itu dirancang tidak hanya sebagai sarana infrastruktur, tetapi juga sebagai ikon kawasan yang memberi nilai tambah bagi warga.
“Hari ini saya berada di lokasi penataan bantaran Kali Ciwangi di RW 10, RJB. Penataan pinggir kali dan pemasangan konblok sudah selesai, sekarang sedang dilakukan pembangunan jembatan,” ujar Mazhab HM di lokasi, Senin (15/12).

Menurutnya, kawasan Kali Ciwangi memang sudah ramai dikunjungi warga, terutama pada hari libur. Kondisi tersebut mendorong perlunya penataan kawasan agar lebih nyaman, aman, dan layak menjadi ruang publik.
“Tempat ini memang ramai, khususnya di hari libur. Banyak warga datang untuk berjalan kaki dan berkumpul, sehingga perlu ditata dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mazhab menjelaskan, jembatan yang tengah dibangun tersebut dirancang memiliki nilai estetika dan menjadi ikon baru kawasan. Ia optimistis jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat dan segera dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

“Insyaallah dalam waktu dekat jembatan ini selesai. Jembatan yang ikonik ini akan menambah gairah warga untuk berkumpul dan beraktivitas bersama,” ujarnya.
Selain berfungsi sebagai ikon wisata lokal, jembatan Kali Ciwangi juga memiliki peran strategis karena menghubungkan dua kampung yang sebelumnya terpisah oleh aliran kali. Dengan tersambungnya akses tersebut, Mazhab berharap hubungan sosial antarwarga semakin erat.
“Jembatan ini menghubungkan dua kampung, sehingga silaturahmi warga di kedua wilayah akan semakin dekat dan kuat,” ucapnya.
Mazhab menambahkan, meningkatnya kunjungan masyarakat ke kawasan Kali Ciwangi turut mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Seiring ramainya aktivitas, mulai bermunculan UMKM baru di sekitar lokasi yang menjual berbagai produk kebutuhan dan kuliner warga.
“Karena sering dikunjungi dan menjadi tempat berkumpul, di sekitar kawasan ini mulai tumbuh UMKM-UMKM baru. Ini yang kita harapkan, ekonomi warga ikut bergerak,” tuturnya.
Ia menegaskan, penataan Kali Ciwangi diharapkan menjadi contoh pembangunan ruang publik berbasis lingkungan dan ekonomi kerakyatan. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial dan penggerak UMKM di tingkat lokal. (el’s)




