Pos Ronda – Posyandu Terintegrasi, Strategi Baru Camat Cipayung Perkuat Siskamling, Pemetaan Kerawanan, dan Kesiapsiagaan Warga

Depok | Sketsa Online – Kecamatan Cipayung terus memperkuat sistem keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali siskamling serta menghadirkan inovasi baru berupa pos ronda – posyandu terintegrasi.

Model ini dinilai efektif karena memaksimalkan fasilitas pelayanan publik yang berfungsi pada siang hari, sekaligus menjadi pos keamanan pada malam hari.

Camat Cipayung, Muhammad Reza, menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan lurah hingga RT/RW untuk menyusun jadwal ronda dan membenahi pos-pos keamanan yang selama ini kurang terawat.

“Kami sudah meminta para lurah hingga RT/RW untuk segera menyusun jadwal ronda dan melakukan pembenahan pada pos-pos keamanan yang kurang terawat,” ujarnya.

Sejumlah kelurahan mulai membangun posyandu berdesain pendopo bergaya rumah Betawi. Area depannya dapat difungsikan sebagai pos ronda pada malam hari. Reza berharap model ini menjadi standar baru penguatan siskamling di seluruh wilayah Cipayung.

Baca juga:  Raker Kelompok Kerja Media Center DPRD Depok Menata Profesionalisme di Tengah Tantangan Keterbukaan Informasi

Selain penataan fasilitas, kecamatan juga memperbarui pemetaan titik rawan kriminalitas dan tawuran remaja. Kawasan Tanah Merah yang sebelumnya sering terjadi bentrokan kini lebih kondusif sejak menjadi area batalyon, sehingga potensi tawuran menurun signifikan.

Sementara itu, wilayah Ratujaya masih berada dalam pengawasan meski laporan tawuran semakin jarang. Untuk mengantisipasi kerawanan, Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas diminta melakukan patroli rutin.

Di tengah penguatan keamanan, Cipayung juga memprioritaskan mitigasi genangan jelang puncak musim hujan. Reza menyebut wilayahnya tidak mengalami banjir besar, namun kerap terjadi genangan singkat.

Baca juga:  Perempuan Tangguh di Balik Generasi Emas Kota, Suara Hj. Qonita Lutfiyah di Momentum Hari Ibu

Satu titik yang disebut warga sebagai “banjir abadi” berada di sekitar TPA, akibat guguran sampah yang menutup aliran Kali Tangerang.

Kondisi tersebut telah ditinjau Wakil Wali Kota Depok dan kini masuk kajian teknis, termasuk kemungkinan pembangunan saluran besar atau solusi penanganan tanah bergerak akibat timbunan sampah.

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kecamatan mengimbau warga menjaga dan memperbaiki pos ronda yang telah ada, serta membangun pos keamanan di wilayah yang belum memilikinya. Integrasi pos ronda dengan posyandu dinilai sebagai solusi efisien karena memanfaatkan lahan pemerintah yang tidak digunakan pada malam hari.

“Model pos ronda yang ditempatkan di samping posyandu kami dorong sebagai solusi optimal, karena lahan pemerintah dapat dimanfaatkan lebih efisien siang untuk pelayanan masyarakat, malam untuk keamanan,” jelas Reza.

Baca juga:  Natal 2025 di Balik Jeruji, Kasih dan Pengharapan Hadir untuk Warga Binaan Rutan Depok

Ia menegaskan bahwa keberhasilan siskamling bertumpu pada partisipasi warga.

“Kami ingin ronda malam benar-benar menjadi rutinitas. Dari beberapa peninjauan, masih ada wilayah yang sepi tanpa penjagaan,” tegasnya.

Reza berharap gerakan ini menjadi momentum membangun budaya keamanan bersama.

“Melalui aktivitas ronda terjadwal, pos terintegrasi, dan semangat lomba siskamling, kami ingin menumbuhkan kembali kesadaran menjaga lingkungan. Mudah-mudahan ini menjadi momentum membangun keamanan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan penguatan fasilitas, patroli aktif, dan dukungan warga, Kecamatan Cipayung menargetkan terciptanya lingkungan yang aman, responsif, serta siap menghadapi potensi kerawanan sosial maupun cuaca ekstrem. (el’s)

Latest

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Newsletter

Don't miss

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat keluarga sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Komitmen...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...