Jelang Nataru, Cilodong Siaga Total! Zaenal Bangkitkan Sistem Pertahanan Lingkungan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kriminalitas

Depok | Sketsa Online – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kecamatan Cilodong meningkatkan kesiagaan wilayah secara menyeluruh dengan pendekatan yang lebih cepat, terarah, dan berorientasi pada ketangguhan lingkungan.

Camat Cilodong, Zainal, memastikan seluruh elemen masyarakat, Ketua RT, RW, hingga relawan keamanan lingkungan telah digerakkan untuk mengaktifkan kembali siskamling. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini keamanan dan kebencanaan sebagaimana instruksi langsung Wali Kota Depok.

“Kami sudah menyampaikan pesan Pak Wali kepada para ketua RT dan RW. Alhamdulillah sebagian besar sudah bergerak, meskipun belum semua warga terlibat penuh. Tetapi setidaknya sudah ada aksi nyata dari masyarakat,” ujar Zainal diruangan kerjanya pada Selasa (9/12).

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa akhir tahun merupakan periode dengan risiko tinggi. Intensitas hujan yang meningkat dapat memicu banjir, pohon tumbang, hingga potensi gangguan listrik, sehingga ronda malam kembali menjadi garda terdepan dalam kesiapsiagaan warga.

Baca juga:  Sambut Idul Fitri, Kantah Depok Siapkan Terobosan Layanan Pengukuran Tanah Terjadwal

“Kalau ada siskamling, semua lebih siap ketika terjadi sesuatu, terutama menghadapi cuaca yang belakangan tidak menentu,” tegasnya.

Selain mitigasi bencana, siskamling juga menjadi benteng utama dari ancaman kriminalitas yang biasanya meningkat pada akhir tahun, terutama pencurian, tawuran, dan perampokan.

“Apalagi di perumahan, aset warga perlu dijaga. Dengan ronda, keamanan bisa lebih terkendali,” ujarnya.

Nilai kebersamaan juga menjadi sorotan. Zainal menilai bahwa kegiatan ronda mampu menghidupkan kembali interaksi sosial antarwarga.

“Ini menumbuhkan kebersamaan. Ada chemistry baru di masyarakat,” katanya.

Selain pengaktifan ronda, Wali Kota Depok menggelar lomba siskamling tingkat kota yang diikuti 63 kelurahan. Setiap kelurahan menyiapkan satu pos terbaik untuk dinilai tim juri pada jam-jam rawan, mulai pukul 23.00 hingga dini hari, guna melihat kesiapan nyata petugas di lapangan.

Para lurah turut mendampingi warganya, sekaligus memastikan kondisi keamanan tetap dalam kendali. Zainal berharap semangat warga tidak hanya muncul karena kompetisi.

Baca juga:  Indeks Kepuasan Publik Melonjak, Pelayanan dan Integritas Kantor Imigrasi Depok Tembus 98 Persen

“Jangan hanya semangat di awal lalu meredup, tetapi harus berkelanjutan,” ujarnya.

Terkait keamanan umum, Zainal memastikan tidak ada kejadian tawuran selama ia menjabat, meski ia tetap mewaspadai insiden di perbatasan Depok – Bogor yang dilakukan kelompok dari luar wilayah. Kasus kehilangan motor di lingkungan perumahan juga masih menjadi perhatian serius.

“Menurut polisi, kehilangan motor di rumah warga masih cukup tinggi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, potensi bencana alam turut menjadi perhatian. Kelurahan Sukamaju menjadi salah satu titik paling rawan banjir, termasuk RW 26, RW 15, dan RW 6. Dinas PUPR menurunkan alat pengeruk lumpur, menambah talud, serta memperkuat struktur aliran air.

Di RW 6, peristiwa longsor langsung ditangani melalui gotong-royong warga bersama pemerintah, dengan pembagian peran warga menyediakan material seperti semen dan pasir, sementara pemerintah menurunkan material batu untuk memperkuat talud.

Baca juga:  Posyandu Mekar Desa Sasaran Laksanakan Giat Rutinitas

Zainal juga menegaskan pentingnya pola ronda yang efektif. Jumlah petugas yang terlalu banyak justru membuat penjagaan tidak maksimal, sehingga sistem regu bergiliran dinilai lebih ideal.

“Daripada terlalu banyak orang piket yang akhirnya tidak efektif, lebih baik dibagi beberapa regu. Ada yang jaga, ada yang keliling. Itu lebih maksimal,” tutupnya.

Sebagai penegasan ke depan, Zainal menilai bahwa penguatan siskamling bukan hanya persiapan menghadapi Nataru, tetapi investasi sosial jangka panjang untuk membangun lingkungan yang tangguh. Ia ingin kebersamaan yang tumbuh hari ini menjadi budaya keamanan yang disiplin, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan partisipasi warga yang tetap hidup dan konsisten, ia meyakini Cilodong dapat tampil sebagai wilayah yang tidak hanya siap menghadapi cuaca ekstrem dan kriminalitas, tetapi juga menjadi model keamanan berbasis masyarakat wilayah yang kuat, solid, dan mampu menginspirasi kecamatan lain. (el’s)

Latest

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Newsletter

Don't miss

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...

Wujudkan Esensi Khoirunnas Anfa’uhum Linnas, DPC Gerindra Depok Hidupkan Spirit Pengorbanan dan Kemanusiaan

Depok | Sketsa Online - Di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, DPC Partai Gerindra Kota Depok memanfaatkan momentum Idul Adha 1447 Hijriah untuk...