Raih Berkah Ramadan, Kader NU Alumni PD-PKPNU Madina Bagikan Takjil Gratis

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Kader Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Alumni Pendidikan Dasar (PD) – Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kegiatan berbagi takjil (bukaan) gratis pada Minggu (8/3/2026) di depan gedung STAIS Syekh Abdul Fattah, Setia Karya, Kecamatan Natal, Mandailing Natal.

Ratusan paket takjil gratis dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. Kegiatan yang dimulai sekira pukul 15.00 Wib ini terpantau lancar.

Baca juga:  BRAVO UMKM Kota Depok Naik Kelas! Mazhab HM Apresiasi Binaan PPP Buktikan Hasil Nyata

Alumni PD – PKPNU yang terdiri dari Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Natal, Mangku Aulia, S.HI., Ketua STAIS Syekh Abdul Fattah Natal, Rahmuddin, M.Si yang juga merupakan Rois Syuriah MWC NU Natal, Kepala MAN 2 Madina, Zulfrinsyah, S.Ag., Kepala MTs NU Natal yang juga merupakan Katib MWC NU Natal, Mulkan Ahmad, S.HI.,tampak kompak melaksanakan berbagi takjil gratis tersebut.

Katib Syuriah MWC NU Natal, Mulkan Ahmad, S.HI kepada wartawan menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk amal perbuatan baik yang dianjurkan dalam bulan Ramadan.

Baca juga:  Bentuk Kepedulian, PT. DIS Melalui AGP Foundation Bantu Korban Banjir di MBG
Kader NU yang tergabung dalam Alumni PD-PKPNU bagikan Takjil Gratis bagi pengguna jalan yang melintas di depan gedung STAIS Syekh Abdul Fattah, Setia Karya, Natal

“Di bulan Ramadan ada beberapa amal baik selain berpuasa, diantaranya memperbanyak membaca dan tadabbur Al-Quran, I’tikaf di Masjid, Salat Tarawih dan Qiyamul Lail serta bersedekah. Nah, salah satu wujud sedekah tersebut dengan membagikan takjil (bukaan) bagi orang-orang yang sedang menjalankan ibadah berpuasa,” ucap Mulkan Ahmad, S.HI.

Lebih lanjut, kata Mulkan, kita dianjurkan bersedekah memberi makanan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa.

Baca juga:  Dalam Peringatan Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW, Ketua Yayasan AT-TAQWA Sinunukan V Paparkan Sejumlah Kemajuan Ponpes

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw menjelaskan bahwa orang yang memberi makan untuk berbuka kepada orang puasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.

“Kegiatan ini juga sebagai sarana menguatkan silaturrahmi, ukhuwah islamiyah sesama kader Nahdlatul Ulama (NU) terkhusus alumni PD – PKPNU Mandailing Natal (Madina),” pungkasnya. (IS)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...