Blak-blakan! Jennudin Beberkan Alasan Dukung Ardian Pimpin HIPMI Depok

Depok | Sketsa Online – Wakil Bendahara Umum (Wabendum) BPD HIPMI Jawa Barat periode 2025–2028, Jennudin yang akrab disapa Bang Jen, secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Ardian merupakan sosok yang tepat untuk memimpin HIPMI Depok.

Dukungan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Penilaiannya didasarkan pada rekam jejak, kapasitas, serta kemampuan kepemimpinan Ardian yang dinilai telah teruji melalui berbagai aktivitas organisasi dan kolaborasi lintas komunitas.

Ia menjelaskan, kader yang aktif saat ini merupakan generasi yang telah melewati proses pembinaan panjang. Pada masa sebelumnya, ketika struktur kepengurusan wilayah belum terbentuk optimal, sejumlah anggota bahkan harus berproses di daerah lain demi memperoleh legitimasi keanggotaan sebelum akhirnya dipercaya memimpin.

“Teman-teman kader sekarang ini benar-benar sudah melalui proses. Dulu bahkan ada yang harus masuk kepengurusan di daerah lain untuk mendapatkan KTA sebelum akhirnya dipercaya memimpin,” ujarnya.

Proses tersebut, membentuk mentalitas kader yang tangguh dan siap memikul tanggung jawab organisasi. Ia menilai Ardian termasuk figur yang tumbuh dari tahapan itu. Bang Jen mengaku telah mengenalnya sejak lama, bahkan sebelum aktif bersama di HIPMI.

Baca juga:  Bukan Agenda Resmi, Setwan DPRD Kota Depok Klarifikasi Soal Insiden Ini!

Kedekatan itu terjalin melalui berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan organisasi, olahraga bersama, hingga interaksi personal yang memperlihatkan karakter kepemimpinan alaminya.

“Saya kenal beliau bukan orang baru. Dari dulu kami sudah sering berinteraksi, dari kegiatan organisasi sampai olahraga bareng. Dari situ saya tahu kapasitas dan karakter kepemimpinannya,” katanya.

Pengalaman tersebut membuatnya melihat Ardian sebagai sosok yang mampu merangkul berbagai kalangan sekaligus membangun soliditas tim.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, proses penetapan kepemimpinan masih berjalan dan belum sepenuhnya selesai. Meski demikian, ia optimistis tahapan pleno organisasi akan menghasilkan keputusan final dalam waktu dekat.

“Memang prosesnya belum selesai, tapi saya yakin sampai pleno berikutnya semuanya akan tuntas dan menghasilkan keputusan terbaik,” ucapnya.

Baca juga:  Merah Putih Mendunia! H. Hamzah Bangga Prabowo Angkat Martabat Indonesia di PBB

Menurutnya, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi internal yang sehat. Tantangan organisasi ke depan, kata dia, adalah menghadirkan program konkret yang berdampak langsung bagi anggota.

“Harapan saya bukan cuma acara seremonial atau panggung saja, tapi harus ada langkah nyata yang bisa menyatukan potensi bisnis anggota,” tegasnya.

Ia menilai kepemimpinan baru nantinya perlu mampu mengonsolidasikan potensi kader dalam bentuk kolaborasi bisnis riil, bukan sekadar kegiatan simbolik tanpa tindak lanjut ekonomi.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa sebelum proses pemilihan rampung, Ardian bersama timnya telah menunjukkan inisiatif kolaborasi usaha antaranggota.

“Bahkan sebelum terpilih pun, beliau dan tim sudah mulai membuat kolaborasi bisnis. Itu bukti nyata, bukan sekadar rencana,” ujarnya.

Di luar sektor bisnis, ia juga menekankan pentingnya penguatan peran sosial organisasi. Banyak anggota berlatar belakang pengusaha memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan yang, jika dikoordinasikan secara sistematis, dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Baca juga:  Era Baru Tapos Dimulai! Jarkasih Tegaskan Komitmen Perubahan dan Tata Pembangunan

“Banyak anggota kita pengusaha yang punya program sosial. Kalau dikolaborasikan, dampaknya bisa jauh lebih besar untuk masyarakat,” jelasnya.

Ia turut menyinggung pengalaman sebelumnya ketika organisasi mampu menyalurkan santunan anak yatim, bantuan kurban, hingga berbagai kegiatan sosial lain melalui kerja sama dengan pemerintah dan organisasi kepemudaan seperti KNPI.

Baginya, kekuatan utama organisasi terletak pada jaringan anggota yang aktif dan dinamis. Karena itu, ia menilai kepemimpinan mendatang harus mampu menjaga soliditas sekaligus memperluas sinergi lintas sektor. Bang Jen pun menyatakan kesiapannya membantu dan mendukung pengembangan organisasi melalui perannya di tingkat wilayah.

“Yang dibutuhkan organisasi hari ini adalah pemimpin yang bisa menyatukan potensi, bukan hanya menghadirkan acara. Saya melihat itu ada pada sosok Ardian,” tutupnya. (el’s)

Latest

RSSG Jadi Solusi, Akses SMA Masih Timpang: Iwan Setiawan Soroti Pendidikan Depok di Hardiknas 2026

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

Newsletter

Don't miss

RSSG Jadi Solusi, Akses SMA Masih Timpang: Iwan Setiawan Soroti Pendidikan Depok di Hardiknas 2026

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

RSSG Jadi Solusi, Akses SMA Masih Timpang: Iwan Setiawan Soroti Pendidikan Depok di Hardiknas 2026

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan Iwan Setiawan, Anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kota Depok untuk memaparkan secara...

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi dan pembenahan di...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan...