Banjir Rendam Permukiman, Ribuan Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi

Jakarta | Sketsa Online Jakarta dilanda banjir yang menyebabkan ribuan warga harus meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. Lebih dari 2.000 jiwa dari ratusan Kartu Keluarga (KK) tercatat mengungsi ke sejumlah lokasi yang dianggap lebih aman setelah permukiman mereka terendam air.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa salah satu titik pengungsian terbesar berada di wilayah Kelurahan Kamal, Jakarta Barat. Warga setempat dipusatkan di Masjid Al Falah dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 700 jiwa yang berasal dari 500 KK.

Baca juga:  Tegaskan Hak Ahli Waris, KPMP Pasang Papan Kepemilikan Lahan Ratusan Hektare di Cipayung Jaya

Sementara itu, warga Kelurahan Tegal Alur juga terdampak cukup parah. Sebanyak 130 jiwa dari 30 KK terpaksa mengungsi ke rumah susun (rusun) terdekat guna menghindari dampak banjir yang semakin meluas.

Tak hanya di Jakarta Barat, banjir juga memaksa delapan KK dari Kelurahan Cipete Utara untuk mengungsi. Mereka saat ini menempati Mushalla Nurul Iman sebagai lokasi sementara.

Di wilayah Jakarta Utara, ratusan warga dari Kelurahan Kebon Bawang turut terdampak. Sebanyak 256 jiwa mengungsi dan tersebar di beberapa lokasi, di antaranya Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushalla Al Ikhlas, Kantor RW, hingga SDN 05 Kebon Bawang.

Baca juga:  Milad ke- 79 Megawati Soekarnoputri: Ketua DPC PDIP Depok Tekankan Aksi Nyata Perkuat Semangat Kebangsaan

Adapun di Kelurahan Lagoa, sebanyak 25 warga mengungsi ke Masjid Al Barokah dan Sekretariat RW 05. Selain itu, 157 jiwa dari Kelurahan Warakas mencari perlindungan di Mushola Baiturahim, Masjid Miftahulsalam, serta Mushalla Al Wasilatul Iman.

Yohan menambahkan, warga Kelurahan Semper Barat juga terdampak cukup signifikan. Sebanyak 625 jiwa mengungsi ke Rusun Embrio, sementara 81 jiwa lainnya terpaksa menempati Bengkel Mobil Gading Griya Lestari sebagai tempat perlindungan sementara.

Baca juga:  Mazhab Tegaskan Ruahan Akbar Jadi Pilar Penjaga Warisan Ulama dan Tradisi Umat

Hingga Senin malam pukul 21.00 WIB, banjir masih menggenangi berbagai wilayah di ibu kota. Tercatat sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan masih terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter.

Genangan tertinggi dilaporkan terjadi di wilayah Pejaten Timur, Jakarta Selatan, serta Kampung Melayu di Jakarta Timur. Meluasnya banjir ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, ditambah dengan meluapnya sejumlah aliran sungai.

Latest

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Kapolres Pantau Keberangkatan 115 Bus Buruh ke Monas untuk May Day 2026

Cibinong, Bogor | Sketsa Online — Bupati Bogor Rudy...

Newsletter

Don't miss

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Kapolres Pantau Keberangkatan 115 Bus Buruh ke Monas untuk May Day 2026

Cibinong, Bogor | Sketsa Online — Bupati Bogor Rudy...

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi dan pembenahan di...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 menjadi momentum untuk menengok kembali jejak panjang perjuangan pekerja di Indonesia. Di tengah...