Siapkan Generasi Pelajar Masa Depan, Hj. Evi Rahmawati Apresiasi Arah Kepemimpinan Wali Kota Depok

Depok | Sketsa Online – Upaya menyiapkan generasi pelajar masa depan melalui pembinaan olahraga terus mendapat perhatian berbagai pihak. Salah satunya datang dari Hj. Evi Rahmawati, istri Ketua Komisi B DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Gerindra.

Ia mengapresiasi arah kepemimpinan Wali Kota Depok yang dinilai konsisten membuka ruang pengembangan bakat, karakter, dan mental generasi muda sejak usia sekolah. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Liga Basket Antarpelajar Piala Wali Kota Depok di GOR Grand Depok City (GDC), Sabtu (10/1/26).

Ajang olahraga pelajar ini dipandang bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari kebijakan strategis pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Kehadiran Hj. Evi dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai pendamping anak yang bertanding, tetapi juga sebagai orang tua murid yang menyaksikan langsung dampak positif kegiatan olahraga bagi pelajar. Turnamen ini menjadi ruang tumbuh yang memberi kesempatan anak-anak untuk belajar, berproses, serta mengembangkan potensi diri.

Baca juga:  Kinerja OPD Jadi Sorotan! Hj. Qonita Lutfiyah Tegas Interupsi di Paripurna

“Sebagai orang tua, saya merasakan manfaatnya secara langsung. Anak-anak tidak hanya bermain basket, tetapi juga belajar percaya diri, disiplin, dan mengenal kompetisi yang sehat,” ujarnya di sela pertandingan.

Liga Basket Antarpelajar Piala Wali Kota Depok dinilai memiliki nilai tambah karena mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah dan latar belakang. Di lapangan, peserta tidak hanya diuji kemampuan teknis, tetapi juga dibentuk karakternya melalui kerja sama tim, sportivitas, serta kemampuan mengelola emosi saat menang maupun kalah.

Keberlanjutan pembinaan olahraga pelajar disebut sebagai indikator keseriusan Pemerintah Kota Depok dalam menyiapkan generasi masa depan. Pengembangan potensi anak tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik, melainkan perlu diimbangi dengan ruang bagi bakat nonakademik.

“Kegiatan seperti ini lahir dari kebijakan dan komitmen yang jelas. Kepemimpinan Wali Kota Depok memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan potensi mereka, karena setiap anak memiliki keunggulan yang berbeda,” tuturnya.

Baca juga:  Blak-blakan! Jennudin Beberkan Alasan Dukung Ardian Pimpin HIPMI Depok

Dukungan orang tua yang memenuhi tribun turut menciptakan atmosfer positif selama pertandingan. Keterlibatan keluarga dan sekolah menunjukkan bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan, yakni membentuk generasi yang sehat dan berkarakter.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan olahraga pelajar agar tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara rutin, berjenjang, dan terintegrasi dengan lingkungan sekolah.

“Jika pembinaan dilakukan secara konsisten, Depok berpeluang melahirkan atlet-atlet muda sekaligus generasi unggul yang membanggakan,” katanya.

Olahraga dipandang sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif. Melalui aktivitas ini, anak-anak dilatih menghargai aturan, bekerja keras, membangun mental tangguh, serta menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab sebagai bekal masa depan.

Tak hanya itu, apresiasi juga disampaikan kepada Wali Kota Depok atas kebijakan yang dinilai berpihak pada pengembangan generasi muda. Perhatian terhadap pelajar hari ini menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan kota.

Baca juga:  Kapolres Madina Masih di Polsek MBG, Pastikan Keadaan Kondusif

“Ini bukan semata tentang prestasi olahraga, tetapi tentang menyiapkan generasi yang sehat, percaya diri, dan siap bersaing,” ucapnya.

Bagi Hj. Evi Rahmawati, Liga Basket Antarpelajar Piala Wali Kota Depok mencerminkan arah pembangunan manusia di Kota Depok. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah diharapkan terus diperkuat demi menciptakan ekosistem pembinaan pelajar yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia meyakini, dari lapangan olahraga inilah karakter dan kepemimpinan masa depan ditempa. Ketika anak-anak diberi ruang tumbuh yang sehat dan terarah, fondasi kota yang kuat akan terbentuk.

“Harapan kami sebagai orang tua sederhana tetapi besar, anak-anak Depok tumbuh sesuai potensinya, didukung kebijakan yang tepat, dan diarahkan menjadi generasi yang membanggakan. Inilah langkah nyata menyiapkan masa depan menuju Depok yang maju,” tutupnya. (el’s)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...