2026, Depok Diuji Tanpa UHC! Ketua DPRD Depok Pastikan Akses Kesehatan Warga Tetap Terjaga

Depok | Sketsa Online – Penghentian kebijakan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Depok pada 2026 menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar warga.

Di tengah kekhawatiran publik terhadap potensi terganggunya layanan kesehatan, Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena akses layanan kesehatan tetap dijamin dan dilindungi oleh pemerintah kota Depok.

Ades menekankan bahwa tidak dilanjutkannya UHC bukan berarti pemerintah mundur dari tanggung jawabnya. Menurutnya, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan skema perlindungan kesehatan alternatif melalui mekanisme bantuan sosial daerah, yang menyasar warga tidak mampu dan kelompok rentan.

“UHC memang dihentikan, tetapi warga Depok tidak perlu khawatir. Ketika terjadi keadaan gawat darurat, warga cukup datang ke rumah sakit dengan membawa KTP atau NIK. Sistem akan langsung melakukan pengecekan,” ujar Ades, pada Jumat (2/1/26).

Ia menjelaskan, apabila hasil verifikasi menunjukkan warga tersebut masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 5, maka seluruh biaya pelayanan kesehatan akan langsung ditanggung oleh Pemerintah Kota Depok melalui bantuan sosial. Skema ini, dirancang agar pelayanan medis tetap berjalan cepat tanpa hambatan administrasi.

Baca juga:  Komisi B Depok Siapkan Strategi Cerdas Dongkrak PAD Lewat Parkir Liar dan Lahan Tidur

“Begitu datanya terbaca di sistem dan masuk desil 1–5, langsung dicover. Jangan ragu dan jangan takut. Pemerintah harus hadir saat warganya paling membutuhkan,” tegasnya.

Namun demikian, Ades mengakui bahwa dinamika ekonomi masyarakat kerap berubah. Karena itu, bagi warga yang berada di desil 6 ke atas tetapi mengalami kesulitan ekonomi secara mendadak, pemerintah tetap membuka ruang perlindungan melalui mekanisme ground checking.

“Untuk warga di luar desil 1–5 yang sedang kesulitan, akan dilakukan verifikasi lapangan oleh Dinas Sosial. Saya juga mengamanatkan Puskesos SLRT di setiap kelurahan agar selalu siap membantu warga yang berkesusahan, sehingga pelayanan bisa cepat dan tepat,” katanya.

Ades menilai, peran Puskesos SLRT menjadi krusial sebagai garda terdepan pelayanan sosial, sekaligus penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan, tidak boleh ada warga yang terabaikan hanya karena persoalan data atau administrasi.

Baca juga:  SPPG Cimpaeun Resmi Beroperasi, Pesan Tegas Hamzah Dorong Revolusi Gizi Perkuat Generasi Emas Depok

Di sisi lain, Ades juga mengingatkan pentingnya gotong royong dalam sistem kesehatan. Ia mengimbau warga yang masih menggunakan BPJS Kesehatan Mandiri, khususnya yang secara ekonomi tergolong mampu, agar tetap disiplin membayar iuran.

“Bagi yang masih mampu dan menggunakan BPJS Mandiri, mohon tetap disiplin membayar iuran. Ini bagian dari tanggung jawab bersama agar sistem kesehatan tetap berjalan dan saling menopang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ades menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak boleh dikompromikan oleh perubahan kebijakan apa pun. DPRD Kota Depok, akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat untuk memastikan kebijakan pengganti UHC benar-benar berjalan efektif di lapangan.

“Kesehatan bukan sekadar program, tetapi hak dasar. DPRD akan mengawal kebijakan ini agar tidak ada satu pun warga Depok yang kehilangan akses layanan kesehatan,” tegasnya.

Baca juga:  Apresiasi Pengesahan APBD 2026, PKB Siaga Total Kawal Ketat Penggunaan Anggaran

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila ditemukan kendala layanan, keterlambatan penjaminan, atau penolakan pelayanan di fasilitas kesehatan.

Menutup pernyataannya, Ades mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada layanan kuratif, tetapi juga meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini melalui pola hidup sehat dan perilaku preventif.

Ade Supriyatna menegaskan bahwa penghentian UHC harus dijadikan momentum evaluasi dan pembenahan sistem kesehatan daerah. Menurutnya, keberpihakan negara tidak diukur dari label kebijakan, melainkan dari kehadiran nyata saat warga membutuhkan.

Dengan kolaborasi pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Depok diharapkan mampu membangun ekosistem kesehatan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di mana setiap warga tetap memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, produktif, dan bermartabat, hari ini dan di masa depan. (el’s)

Latest

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

445 Jamaah Haji Kloter 07 JKS Berangkat dari Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Sebanyak 445 jamaah...

Newsletter

Don't miss

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

445 Jamaah Haji Kloter 07 JKS Berangkat dari Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Sebanyak 445 jamaah...

Dugaan Kasus Pelatih Voli Naik ke Penyidikan, KPAD Depok Prioritaskan Pemulihan Trauma Korban

Depok | Sketsa Online - Penanganan dugaan kekerasan seksual...

Arsitek Kebangkitan, Iwan Setiawan: Konseptor Sukmajaya di Balik Stabilitas PKB Depok

Depok | Sketsa Online - Di tengah dinamika politik lokal yang semakin kompetitif dan penuh tantangan, peran figur di balik layar kerap menjadi penentu...

Pemkab Bogor Tinjau Progres Pembangunan Pasar Hewan Jonggol, Siapkan Operasional dan Soft Launching

Jonggol, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Hewan Jonggol guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Gerakan Kolaborasi Besar Atasi Sampah dari Tingkat Desa

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Bogor harus ditangani melalui gerakan kolaborasi besar yang...