Depok | Sketsa Online – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rangkapan Jaya Baru (RJB) resmi diluncurkan sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak di Kota Depok.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok, Edi Masturo, menyampaikan bahwa keberadaan dapur tersebut diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama bagi warga di RW 01.
Edi menjelaskan bahwa fasilitas ini akan berperan penting dalam menyerap tenaga kerja lokal dan memastikan kebutuhan pangan anak-anak terpenuhi dengan standar yang jelas.
“Ya, alhamdulillah dengan diresmikannya Dapur MBG Rangkapan Jaya Baru bisa bermanfaat buat masyarakat kami di RW 01 di kelurahan. Yang pertama, ini dalam rangka menyerap tenaga kerja. Yang kedua, untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah kita,” ujarnya pada Jumat (29/11).

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa seluruh operasional SPPG yang bertugas di dapur tersebut wajib berjalan sesuai prosedur. Menurutnya, penerapan standar operasional menjadi kunci untuk menjamin keamanan konsumsi serta mencegah risiko yang tidak diinginkan, terutama terkait gizi anak.
“Pada saat peresmian, saya sampaikan bahwa SPPG yang ada di sini harus menjalankan tugas sesuai SOP yang telah ditentukan agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan dari sisi pemenuhan gizi dan makanan yang dikonsumsi anak-anak kita,” tegasnya.
Edi juga menyampaikan bahwa Dapur MBG RJB diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk berbagai lembaga pendidikan di sekitar wilayah. Fasilitas ini dirancang untuk menghidangkan makanan bagi siswa SD, MI, hingga pondok pesantren.
“Dari dibukanya dapur baru ini, insyaallah bisa meng-cover anak-anak SD, MI, dan pondok pesantren di wilayah sekitar,” jelasnya.

Berdasarkan laporan dari pihak pengelola, kapasitas dapur tersebut cukup besar dan mampu melayani hingga 3.000 ompreng atau porsi setiap hari. Kapasitas ini dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan pangan bergizi bagi anak usia sekolah.
Dengan seluruh potensi yang dimiliki, Edi Masturo berharap Dapur MBG RJB tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan pangan, tetapi berkembang sebagai model transformasi gizi berkelanjutan di Kota Depok.
Ia menilai, langkah ini merupakan fondasi awal untuk menghadirkan sistem pangan yang lebih kuat, modern, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Ke depan, ia optimistis dapur ini dapat menjadi pusat inovasi yang mendorong terciptanya generasi Depok yang lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa mendatang. (el’s)




