Natal Perwani 2025 Hapus Stigma Intoleransi di Depok, Jadi Simbol Inklusivitas Lintas Iman

Depok | Sketsa Online – Perayaan Natal Persatuan Wartawan Nasrani (Perwani) 2025 menjadi momentum strategis untuk menghapus stigma intoleransi di Kota Depok. Kegiatan tersebut digelar di Balai Rakyat Kota Depok, pada Senin (16/12).

Perayaan Natal ini menghadirkan semangat inklusivitas lintas iman melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat, sekaligus diisi dengan aksi kepedulian sosial bagi kelompok rentan dan korban bencana alam.

Ketua Panitia Natal Perwani 2025, Manahan Hutagalung, menegaskan bahwa perayaan Natal tahun ini dirancang secara terbuka dengan melibatkan lintas elemen masyarakat. Di antaranya rekan-rekan dari Balai Wartawan, Majelis Taklim, serta umat Muslim yang turut berperan sebagai penerima tamu.

“Kami sengaja melibatkan lintas elemen dan lintas iman agar tidak ada sekat. Kami ingin menghapus stigma bahwa Depok adalah kota intoleran,” ujar Manahan.

Menurutnya, Perayaan Natal Perwani bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan ruang persaudaraan yang menegaskan nilai kebersamaan dalam keberagaman.

Baca juga:  Di Momentum HAB ke- 80, Kemenag Madina Salurkan Bantuan Terdampak Bencana

“Melalui Natal ini, kami ingin menunjukkan bahwa toleransi itu hidup dan nyata, bukan sekadar slogan,” katanya.

Selain mengusung pesan toleransi, Natal Perwani 2025 juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada 30 anak yatim dari Santo Fransiskus. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan uang santunan.

“Kami ingin menjadi terang dan berkat bagi sesama. Jangan hanya kami yang merasakan sukacita Natal, tetapi mereka juga harus merasakannya,” tutur Manahan.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh persembahan Natal yang terkumpul sebesar Rp1.287.000 disepakati untuk disalurkan kepada korban bencana alam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Dana persembahan Natal ini tidak kami gunakan untuk kepentingan internal. Kami sepakat menyalurkannya secara utuh kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera,” jelasnya.

Baca juga:  Gercep! Wali Kota Depok Instruksikan Bank BJB Salurkan CSR, Perkuat Sarana dan Prasarana Madrasah

Lebih lanjut, Manahan menambahkan, Perwani juga berencana menggalang bantuan lanjutan berupa pakaian layak pakai serta donasi pribadi dari para anggota. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui kerja sama dengan yayasan sosial dan pihak transportasi kemanusiaan.

“Kami berharap saudara-saudara kami di Sumatera tetap dapat merasakan kasih dan sukacita Natal meskipun berada dalam kondisi sulit akibat bencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Penggagas Perwani, John Hutapea, menjelaskan bahwa kegiatan Natal Perwani telah memasuki tahun kelima sejak pertama kali digelar. Ia menyebut perayaan sempat terhenti selama pandemi sebelum kembali dilaksanakan tahun ini.

“Ini sudah tahun kelima Natal Perwani. Pada tahun ketiga dan keempat kami tidak melaksanakan kegiatan karena pandemi. Tahun ini kami kembali menggelarnya karena banyak rekan yang merindukan kebersamaan Natal,” kata John.

Baca juga:  Madrasah Depok Menuju Percontohan Nasional, Ade Ibrahim Apresiasi Komitmen Wali Kota

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajakan moral bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan solidaritas sosial, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Kami mengajak semua pihak untuk ikut membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Sumatera,” ujarnya.

Ke depan, Perwani berkomitmen menjadikan perayaan Natal sebagai agenda rutin tahunan serta memperkuat langkah organisasi untuk menjadi badan hukum resmi.

“Kami bertekad melegalkan Perwani agar ke depan bisa bersinergi secara resmi dengan Pemerintah Kota Depok dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tutup John.

Perayaan Natal Perwani 2025 pun menjadi bukti bahwa nilai inklusivitas, toleransi, dan kepedulian sosial dapat tumbuh dan dirawat bersama di tengah keberagaman masyarakat Kota Depok. (el’s)

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...