Perkuat Depok Ramah Anak, DP3AP2KB Dorong Ekspansi RBI hingga Tingkat Kelurahan

Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok terus mengintensifkan upaya mewujudkan kota ramah anak melalui penguatan dan ekspansi program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang terintegrasi, dengan menempatkan anak sebagai subjek utama pembangunan.

Penguatan RBI dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik. Sinergi ini diposisikan sebagai fondasi utama agar program berjalan efektif, berkelanjutan, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok, Hj. Citra Indah Yulianty, menegaskan bahwa RBI tidak sekadar menghadirkan fasilitas fisik, melainkan membangun ekosistem pembinaan anak berbasis komunitas yang mengedepankan aspek edukatif, sosial, dan rekreatif.

“Kolaborasi ini melibatkan semua unsur, mulai dari dinas, lurah, hingga camat. Kami berperan sebagai koordinator agar pelaksanaan RBI berjalan terintegrasi dan tepat sasaran,” ujarnya di Lapangan Balaikota Depok, Margonda, Minggu (26/4/26).

Baca juga:  Ketika Keikhlasan Jadi Wasilah, Al-Hayya Persembahkan Doa Terbaik bagi Hj. Qonita Lutfiyah

Ia menjelaskan, pelaksanaan RBI juga disinergikan dengan momentum Hari Kartini dan peringatan HUT ke-27 Kota Depok sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai pembangunan manusia, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.

“Momentum Kartini dan HUT Depok kami manfaatkan untuk menghadirkan RBI sebagai ruang bersama. Ini menjadi bagian dari warisan nilai-nilai Kartini untuk melahirkan generasi emas yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing,” katanya.

Secara konseptual, RBI dikembangkan sebagai ruang multifungsi yang mengintegrasikan berbagai aktivitas, mulai dari literasi, pendidikan nonformal, seni dan budaya, olahraga, hingga pengembangan keterampilan hidup (life skills). Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuh kembang anak secara holistik, mencakup aspek kognitif, sosial, emosional, dan fisik.

“RBI kami hadirkan sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan berkreasi. Ini menjadi alternatif kegiatan positif agar anak tidak hanya bergantung pada gawai, tetapi juga mampu berinteraksi dan mengembangkan potensi diri,” tuturnya.

Baca juga:  Jejak Putri Ulama di Barisan Pemuda, Hj. Qonita Lutfiyah Bawa Visi Besar Gerakan Pemuda Ansor

Dalam tahap implementasi, sejumlah ruang publik telah dioptimalkan sebagai lokasi kegiatan RBI, di antaranya Depok Open Space (DOS), Alun-Alun Barat dan Timur, serta taman-taman kelurahan. Ruang-ruang ini dirancang menjadi pusat interaksi sosial yang inklusif, mudah diakses, serta mendukung aktivitas anak usia di bawah 18 tahun.

Ke depan, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemerintah Kota Depok menargetkan ekspansi RBI hingga ke seluruh kelurahan. Langkah ini menjadi strategi pemerataan layanan sekaligus penguatan sistem perlindungan anak berbasis wilayah.

“Kami optimistis RBI dapat hadir di setiap kelurahan. Hal ini penting agar perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Depok,” jelasnya.

Lebih lanjut, Citra menekankan bahwa keberhasilan RBI tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Potensi warga Depok yang dikenal kreatif dan inovatif dinilai menjadi modal sosial yang kuat dalam mendukung keberlanjutan program.

Baca juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Warga Shalat Idul Fitri 1447 H dan Open House Bersama di Stadion Pakansari

“Masyarakat Depok memiliki potensi besar. Kolaborasi dengan komunitas, dukungan CSR, serta partisipasi aktif warga menjadi kunci agar RBI terus berkembang dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia sebagai bagian dari ruang tumbuh anak yang sehat dan produktif.

“Ayo manfaatkan fasilitas yang ada, baik di iDOS, alun-alun, maupun taman kelurahan. Semua ini disiapkan agar anak-anak memiliki ruang bermain dan belajar yang positif,” ajaknya.

Melalui penguatan dan ekspansi RBI, Pemerintah Kota Depok menargetkan terciptanya ekosistem kota yang inklusif, aman, dan ramah anak.

“Program ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan ruang bermain, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun generasi emas yang sehat, kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan,” tutupnya. (el’s)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...