Kinerja OPD Jadi Sorotan! Hj. Qonita Lutfiyah Tegas Interupsi di Paripurna

Depok | Sketsa Online – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Depok sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah, menyampaikan interupsi dalam sidang paripurna DPRD Kota Depok, Selasa (24/2/2026). Ia menyoroti kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum optimal dalam membangun koordinasi dengan legislatif.

Dalam forum resmi tersebut, Hj. Qonita menegaskan bahwa DPRD merupakan mitra pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab konstitusional dalam menjalankan fungsi pengawasan. Karena itu, komunikasi dan kehadiran OPD dalam rapat-rapat kerja bersama DPRD menjadi bagian penting dari mekanisme pemerintahan.

Menurutnya, Komisi A memiliki tugas memastikan roda pemerintahan di Kota Depok berjalan baik, tidak hanya pada tataran kebijakan, tetapi juga dalam pelaksanaan program hingga menyentuh masyarakat. Ia mengaku kerap menghadiri rapat bersama perangkat daerah untuk membahas berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

Baca juga:  Semarak Pawai Obor Jadi Cahaya Keimanan, Hj. Qonita Lutfiyah Tegaskan Makna Spiritual Ramadan

Namun, dalam beberapa kesempatan, undangan resmi yang dilayangkan DPRD tidak dihadiri OPD tanpa pemberitahuan atau alasan yang jelas.

“Saya sering menghadiri rapat-rapat. Salah satu tugas kami di Komisi A adalah memastikan pemerintahan berjalan dengan baik. Tetapi beberapa kali kami merasa diabaikan karena undangan tidak dihadiri dan tidak ada kabar yang jelas,” ujarnya.

Tak hanya itu, Hj. Qonita menjelaskan, DPRD banyak menerima laporan masyarakat serta menemukan langsung sejumlah persoalan yang memerlukan penjelasan dari dinas atau bidang terkait. Permasalahan tersebut, tidak dapat diselesaikan sepihak tanpa pembahasan bersama OPD yang memiliki kewenangan teknis.

Baca juga:  Soroti Dinamika Aspirasi Warga, Mazhab Tegaskan Reses Penentu Arah Kebijakan

Ia menilai ketidakhadiran perangkat daerah dalam rapat resmi berpotensi menghambat proses evaluasi dan memperlambat penyelesaian persoalan publik. Padahal, rapat tersebut merupakan bagian dari mekanisme formal untuk membangun komunikasi, mengklarifikasi data, serta merumuskan solusi lintas sektor.

“Kami membutuhkan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya sektor teknis yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Banyak kondisi di lapangan yang membutuhkan pembahasan bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman dan keputusan yang diambil tepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut terjadi lebih dari sekali sehingga perlu menjadi perhatian serius. Hj. Qonita meminta Wakil Wali Kota Depok agar menyampaikan kepada Wali Kota untuk melakukan evaluasi terhadap perangkat daerah yang tidak disiplin memenuhi undangan rapat DPRD.

Baca juga:  Antisipasi Temuan, Rohendi Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Wajib Sesuai Juklak Juknis

Ia berharap tidak ada lagi rapat resmi yang diabaikan tanpa konfirmasi. Komunikasi terbuka, sikap profesional, dan saling menghargai peran kelembagaan, menurutnya, menjadi kunci menjaga marwah DPRD sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Depok.

“Semoga ke depan DPRD dan Pemerintah Kota Depok dapat membangun kerja sama yang lebih solid demi mewujudkan Depok yang maju dan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (el’s)

Latest

Newsletter

Don't miss

Kabupaten Bogor Juara 1 Kartini Challenge 2026, Bukti Perempuan Bogor Makin Berdaya dan Inspiratif

JAKARTA | Sketsa Online — Kabupaten Bogor kembali mencatatkan...

Diskominfo Kabupaten Bogor Perkuat Literasi Pelajar Lewat Program OB Van Teman FM Goes To School di SMPN 1 Leuwiliang

LEUWILIANG, Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Pemkab Bogor Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM untuk Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

CIBINONG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor...

Kabupaten Bogor Juara 1 Kartini Challenge 2026, Bukti Perempuan Bogor Makin Berdaya dan Inspiratif

JAKARTA | Sketsa Online — Kabupaten Bogor kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama dalam ajang Kartini Challenge 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan...

Diskominfo Kabupaten Bogor Perkuat Literasi Pelajar Lewat Program OB Van Teman FM Goes To School di SMPN 1 Leuwiliang

LEUWILIANG, Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat literasi informasi di kalangan pelajar melalui inovasi...

Dipanggil BKD, Siswanto Klarifikasi Video KTR: Minta Konfrontasi dan Pertanyakan Motif Pelapor di Balik Aduan

Depok | Sketsa Online - Anggota DPRD Kota Depok, Siswanto, memenuhi panggilan Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk memberikan klarifikasi atas beredarnya video yang memperlihatkan...