Depok | Sketsa Online – Menyambut libur panjang Hari Raya Idul Fitri, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Depok memperkuat konsolidasi internal guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama seluruh Pejabat Pengawas dan Koordinator Substansi yang digelar di ruang rapat kantor pada Senin (16/3/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok, Budi Jaya, ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penegasan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga integritas dan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan.
Dalam arahannya, Budi Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, termasuk upaya percepatan penyelesaian tunggakan pekerjaan dan PDDM.
Ia menilai semangat kerja kolektif yang ditunjukkan seluruh jajaran menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas kinerja institusi.
“Terima kasih kepada para pejabat pengawas, koordinator substansi, serta seluruh admin yang telah bekerja keras menyelesaikan berbagai tugas. Saya melihat semangat kerja yang luar biasa dari teman-teman semua. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga integritas dan ketelitian dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Jaya.
Selain mengevaluasi capaian kinerja, rapat tersebut juga membahas sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan setelah masa libur Idul Fitri.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah rencana penerapan Layanan Pengukuran Tanah Terjadwal yang akan mulai diberlakukan pada 1 April 2026 di Kantor Pertanahan Kota Depok.
Program ini merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang untuk memberikan kepastian waktu layanan kepada masyarakat, khususnya dalam proses pengukuran bidang tanah.
Melalui sistem ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh jadwal pengukuran yang lebih jelas, transparan, serta terukur.
Dengan adanya layanan pengukuran terjadwal, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih tertib, efisien, dan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengurus administrasi pertanahan.
Di sisi lain, Kantor Pertanahan Kota Depok juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Zona Integritas sebagai bagian dari upaya meraih predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB).
Langkah ini menjadi bentuk komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.
Lebih lanjut, Budi Jaya menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan menutup segala potensi penyimpangan serta meningkatkan transparansi di setiap lini pelayanan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kantor selama masa libur panjang, terutama karena periode tersebut juga bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Selain itu, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang masih menjadi prioritas nasional juga turut dibahas dalam rapat tersebut. Budi Jaya menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan pemerintah kelurahan agar proses sosialisasi dan pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih efektif.
“Sinergi dengan pemerintah kelurahan harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat menyamakan persepsi sekaligus memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat terkait pelaksanaan PTSL,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Kantor Pertanahan Kota Depok berharap seluruh jajaran semakin solid dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan komitmen integritas, inovasi pelayanan, serta sinergi yang kuat, berbagai program strategis di bidang pertanahan diharapkan dapat berjalan optimal demi mewujudkan tertib administrasi pertanahan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kota Depok,” tutupnya. (el’s)




