SPPG Cimpaeun Resmi Beroperasi, Pesan Tegas Hamzah Dorong Revolusi Gizi Perkuat Generasi Emas Depok

Depok | Sketsa Online – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, resmi beroperasi sebagai pusat layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Peresmian ini dihadiri Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, bersama jajaran kecamatan, kelurahan, kepolisian, pengelola SPPG, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut dimulainya layanan gizi terpadu tersebut.

Kehadiran dapur ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah dalam memperluas cakupan layanan pangan bergizi yang terus berkembang di Kota Depok.

Dalam sambutannya, Hamzah menegaskan bahwa SPPG Cimpaeun merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas gizi anak-anak, yang menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.

Ia menekankan bahwa layanan gizi bukan hanya pemenuhan kebutuhan harian, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Kota Depok.

Menurutnya, anak-anak usia PAUD hingga SMA adalah kelompok yang menentukan arah kemajuan daerah sehingga asupan nutrisi mereka harus dipenuhi secara optimal dan konsisten.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan operasional dapur, termasuk Ketua SPPG Tapos, Robby, serta para pekerja yang mayoritas berasal dari Cimpaeun.

Baca juga:  Kota Minim SDA, Hamzah Gandeng POKDARWIS Jadikan Situ Aset Strategis Penggerak PAD Depok

Keterlibatan warga ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab bersama terhadap peningkatan kesehatan anak-anak di lingkungan sekitar. Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting agar SPPG dapat berjalan baik dan berkelanjutan.

“Pemenuhan gizi ini bukan pekerjaan biasa. Anak-anak yang hari ini berada di PAUD, SD, SMP, hingga SMA adalah calon penerus kita. Maka memastikan asupan mereka terpenuhi secara layak adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hamzah.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kualitas gizi anak harus menjadi perhatian lintas sektor karena berkaitan dengan perkembangan fisik dan kognitif generasi muda.

Selain itu, Ia juga mengingatkan bahwa perhatian terhadap pentingnya nutrisi anak telah berlangsung lama. Ia mencontohkan program “revolusi putih” beberapa tahun lalu yang mendorong pemberian susu gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi generasi muda.

Semangat tersebut perlu diperkuat melalui pelayanan SPPG yang hadir dengan pendekatan lebih terstruktur, terukur, dan berbasis kebutuhan lokal.

SPPG dinilainya menjadi jawaban atas kebutuhan layanan pangan sehat yang mudah diakses dan dapat dipantau secara berkala oleh pemerintah.

Baca juga:  Ketua Komisi B Dorong RSUD ASA Makin Prima, Tingkatkan Kesehatan Warga dan PAD Kota Depok

Di hadapan para pengelola, Hamzah menyampaikan dua arahan penting. Pertama, standar kebersihan harus menjadi prioritas karena makanan yang diolah langsung dikonsumsi anak-anak. Kebersihan dapur bukan sekadar estetika, tetapi berkaitan erat dengan keamanan pangan.

Kedua, seluruh proses penataan bahan, pengolahan, hingga distribusi harus mengikuti SOP agar kualitas layanan tetap terjaga. Kepatuhan terhadap SOP, menurutnya, wajib dilakukan tanpa kompromi.

“Kebersihan tidak boleh dinegosiasikan. Ini bukan hanya soal memasak, tetapi tentang kesehatan anak-anak kita. Ikuti SOP secara konsisten karena setiap detailnya sangat menentukan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi penggunaan tenaga kerja lokal dalam pengelolaan SPPG Cimpaeun. Langkah ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memperkuat rasa tanggung jawab warga terhadap kesehatan anak-anak mereka sendiri. Keterlibatan ini mendorong kepedulian masyarakat terhadap pola makan anak dan kualitas layanan gizi di wilayahnya.

Ditambahkannya, Kota Depok saat ini memiliki puluhan dapur SPPG yang terus dikembangkan dan jumlahnya akan bertambah seiring perluasan program layanan gizi oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Ia berharap SPPG Cimpaeun dapat menjadi salah satu percontohan dengan pelayanan rapi, bersih, dan profesional sehingga menjadi model bagi dapur-dapur lain.

Baca juga:  Dorong Sportivitas dan Prestasi, Ketua Komisi B Hadiri Penutupan Kejurkot Voli Depok

Menutup sambutan, Hamzah menyampaikan pesan visioner kepada seluruh pengelola SPPG Cimpaeun. Ia menegaskan bahwa tugas mereka bukan sekadar rutinitas dapur, tetapi bagian dari kontribusi besar bagi masa depan Kota Depok.

Ia mengajak para pengelola untuk bekerja sepenuh hati dan menjaga mutu layanan sebagai bentuk pengabdian kepada generasi penerus.

“Teruslah bekerja dengan hati. Kita sedang membangun fondasi generasi emas Depok, dan itu dimulai dari tangan-tangan kalian yang setiap hari menyiapkan asupan terbaik untuk anak-anak kita,” kata Hamzah.

Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan SPPG sangat bergantung pada dedikasi petugas dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan. Ia menegaskan bahwa jika standar layanan gizi dijaga, manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga menentukan kualitas sumber daya manusia Depok di masa mendatang.

“Kita menanam sesuatu yang hasilnya akan dituai dalam jangka panjang. Bila kita rawat bersama, generasi emas Depok akan tumbuh dari dapur-dapur seperti ini,” tutupnya. (el’s)

Latest

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

Newsletter

Don't miss

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional...

Tagih Janji di Hardiknas, Siswanto Minta Pemkot Depok Serius Benahi RSSG

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi dan pembenahan di...

Semangat Hardiknas 2026, Ade Ibrahim Dorong Madrasah Jadi Pilar Utama Pendidikan Masa Depan

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan...

Dedikasi Tanpa Batas, Iwan Setiawan: Warga Depok di Garis Depan Perlawanan Buruh

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 menjadi momentum untuk menengok kembali jejak panjang perjuangan pekerja di Indonesia. Di tengah...