Depok | Sketsa Online.com – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) mengeluarkan hasil survei elektabilitas kandidat peserta Pilkada Calon Gubernur Jawa Barat dan juga Calon Walikota/Wakil Walikota Depok di Roti Bakar Edi, Margonda, Depok pada Selasa (10/09/24).
Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara, Yusfitriadi menyampaikan selain survei mengenai elektabilitas si calon kepala daerah, Lembaga Studi Visi Nusantara juga menilai persentase potret prilaku pemilih Kota Depok.
“Dengan sebanyak 800 responden, untuk Elektabilitas pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat pilihan masyarakat Kota Depok, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendapat urutan tertinggi dengan 64 %,” ungkap Yusfitriadi.
Sementara itu, lanjutnya untuk elektabilitas Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok pilihan masyarakat Kota Depok, Pasangan Calon (Paslon) Supian Suri – Chandra Rahmansyah menempati urutan tertinggi dengan persentase 44,38 % sedangkan kandidat lainnya Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Arafiq meraih 31,25%.
Untuk yang tidak ada pilihan ada 2 % dan belum menentukan pilihan 22,37 %.
Hal ini dilandasi dengan persentase margin error sebanyak 4% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Lebih lanjut, Yusfitriadi menjelaskan tujuan survei yang dilakukan oleh pihaknya adalah untuk mengetahui gambaran elektabilitas Pasangan Calon Kepala Daerah baik Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur ataupun Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok. Selain itu juga untuk mengukur tingkat konsistensi pilihan masyarakat terhadap Paslon beserta faktor yang mengiringinya.
Ditambahkan, kata Yusfitriadi tujuan survei juga untuk memotret tingkat pengetahuan masyarakat dan tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke TPS terhadap Pilkada di Kota Depok.
“Ini merupakan rilis survei yang ke- 3. Beberapa hal yang menjadi latar belakang kondisi-kondisi survei.
Pertama, Sudah adanya pasangan calon yang mendaftar ke KPU , ada 2 paslon dikota Depok ini yang mendaftar.
Kedua, Sudah adanya Koalisi partai pengusung yang sudah update dan baku , sudah dibuktikan dengan adanya surat B1KWK dari tiap paslon.
Dan terakhir, semakin mendekati hari pemilihan di 27 November nanti, sehingga masyarakat semakin menentukan kepada pilihannya masing-masing,” pungkasnya. (el’s)




