close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Konten Eksklusif:

Tahun Ajaran Baru 2025 Pemprov Sumut Terapkan Sekolah 5 Hari, Ini Langkah Strategisnya

Medan, | Sketsa Online.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan laksanakan penerapan sekolah hanya selama 5 (lima) hari dalam seminggu. Penerapan ini akan dilaksanakan di seluruh sekolah dibawah naungan Pemprov Sumut, baik SMA dan SMK, SLB Negeri maupun swasta.

Dilansir dari laman resmi media sosial Dinas Pendidikan Sumatera Utara pada Jumat (13/6/2025), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si menggelar sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah SMA, SMK dan SLB Negeri dan Swasta Se-Sumatera Utara, terkait Program Sekolah 5 Hari dan Gerakan Sekolah Bersih melalui aplikasi Zoom.

Program ini merupakan gagasan dari Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution. Implementasi Sekolah 5 Hari diposisikan bukan sebagai pengurangan waktu belajar, melainkan sebagai penguatan terhadap tata kelola pembelajaran yang lebih terstruktur dan bermakna.

Baca juga:  Langkah Politik Baru Dasco Ahmad, Kontroversi di Tengah Jabatan Lama

Pemerintah provinsi menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, mulai dari satuan pendidikan hingga orang tua dan masyarakat.

Kebijakan ini juga bagian dari visi besar Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dalam meningkatkan sumber daya manusia Sumatera Utara yang Ungul, Maju, dan Bekelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari agenda transformasi pendidikan yang lebih luas. Tujuan utamanya adalah meningkatkan efisiensi waktu belajar, kualitas pendidikan, serta waktu para siswa bersama keluarga.

Dinas Pendidikan Sumatera Utara juga merumuskan langkah strategis sekolah untuk sekolah 5 (lima) hari diantaranya :

  1. Penataan Ulang Jadwal Belajar. Jadwal belajar akan dibuat padat, efisien dan tidak tumpang tindih. Waktu istirahat cukup, hari Jumat diatur adaptif. Kombinasi metode tatap muka, blended dan projek;
  2. Sosialisasi dan Penguatan Komitmen. Sosialisasi dilakukan juga dengan melibatkan seluruh warga sekolah seperti guru, TU, komite, siswa dan orang tua siswa. Gunakan berbagai kanal seperti : rapat, media sosial, brosur, forum publik dan lainnya. Tekankan manfaat program, bukan hanya perubahan teknis;
  3. Pemetaan Minat dan Potensi Siswa. Pemetaan ini dapat dilakukan dengan penerapan Kuesioner atau dapat juga dengan melakukan observasi terstruktur. Hasil dijadikan dasar kegiatan non akademik terutama di hari Jumat dan Sabtu. Fokus pada pengembangan karakter dan kreatifitas;
  4. Kolaborasi Lintas Sektor dan Masyarakat. Kolaborasi dilaksanakan dengan membentuk kerjasama dengan lintas sektor OPD seperti Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Kominfo, UMKM, Keagamaan, Kesehatan, dan sebagainya. MoU atau MoA sebagai payung sinergi kegiatan siswa. Sekolah bertindak sebagai penghubung antar pihak;
  5. Pelaporan dan Dokumentasi Kegiatan Non Akademik. Pelaporan ini bisa menggunakan portofolio siswa, Jurnal harian, atau bisa berupa log aktifitas mingguan. Dilaporkan oleh Wali kelas, disimpan sebagai bahan evaluasi sekolah. Menjadi bahan monitoring berkala;
  6. Monitoring, Evaluasi, dan Tindak Lanjut. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh internal sekolah dan Dinas Pendidikan. Indikatornya mencakup partisipasi, manfaat, dan umpan balik siswa – orang tua. Hasilnya akan digunakan untuk perbaikan program semester berikutnya.
Baca juga:  Reses di Pengasinan, Qonita Lutfiyah Prioritaskan Aspirasi Warga dan Bantuan Sosial

 

Penulis : IS

Latest

Demi Keamanan Warga, Dadan Imbau Pengajuan RTLH Sejak Dini, Jangan Tunggu Rumah Ambruk

Depok | Sketsa Online - Kepala Dinas Perumahan dan...

Inklusivitas Jadi Komitmen, Dinsos Depok Gelar HDI – HKSN 2025 dengan Kolaborasi Pilar Sosial

Depok | Sketsa Online - Dinas Sosial Kota Depok...

Kolaborasi AGP dan PT. RMM serta PT. DIS Kembali Gelar Pasmur di Natal dan MBG

Mandailing Natal | Sketsa Online - Dalam menghadapi gejolak...

Sigap! Gerak Cepat Endah Winarti, Cek Langsung Lokasi Longsor Dorong Penanganan Darurat

Depok | Sketsa Online - Hujan deras yang memicu...

Newsletter

Don't miss

Demi Keamanan Warga, Dadan Imbau Pengajuan RTLH Sejak Dini, Jangan Tunggu Rumah Ambruk

Depok | Sketsa Online - Kepala Dinas Perumahan dan...

Inklusivitas Jadi Komitmen, Dinsos Depok Gelar HDI – HKSN 2025 dengan Kolaborasi Pilar Sosial

Depok | Sketsa Online - Dinas Sosial Kota Depok...

Kolaborasi AGP dan PT. RMM serta PT. DIS Kembali Gelar Pasmur di Natal dan MBG

Mandailing Natal | Sketsa Online - Dalam menghadapi gejolak...

Sigap! Gerak Cepat Endah Winarti, Cek Langsung Lokasi Longsor Dorong Penanganan Darurat

Depok | Sketsa Online - Hujan deras yang memicu...

Mahasiswi dari Natal Berhasil Membawa USU Juarai Ajang The 2nd Internasional Business Plan Competition 2025

  Medan, | Sketsa Online.com  - Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi...

Demi Keamanan Warga, Dadan Imbau Pengajuan RTLH Sejak Dini, Jangan Tunggu Rumah Ambruk

Depok | Sketsa Online - Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkim) Kota Depok mengimbau masyarakat agar tidak menunda pengajuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni...

Inklusivitas Jadi Komitmen, Dinsos Depok Gelar HDI – HKSN 2025 dengan Kolaborasi Pilar Sosial

Depok | Sketsa Online - Dinas Sosial Kota Depok menegaskan komitmen meningkatkan inklusivitas dan solidaritas sosial melalui rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan...

Kolaborasi AGP dan PT. RMM serta PT. DIS Kembali Gelar Pasmur di Natal dan MBG

Mandailing Natal | Sketsa Online - Dalam menghadapi gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok di akhir tahun, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP Foundation) kembali menggelar...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini