Depok | Sketsa Online – Di tengah tuntutan agar politik semakin relevan bagi generasi muda, pendekatan konvensional perlahan mulai ditinggalkan. PKB Kota Depok membaca perubahan tersebut dengan menghadirkan Coffee & Chill PKB Cafe, sebuah ruang santai yang menjembatani dialog sekaligus menandai upaya menulis ulang wajah politik lokal bersama Gen Z.
Kegiatan yang digagas langsung oleh Ketua DPC PKB Kota Depok, M. Faizin, berlangsung hangat sejak pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Puluhan pengunjung dari beragam latar belakang usia memadati markas PKB Depok untuk menikmati free coffee dan snack, alunan live music, sekaligus terlibat dalam diskusi terbuka yang mengalir tanpa sekat.
Bagi Faizin, kegiatan ini bukan sekadar hiburan atau ajang berkumpul, melainkan strategi mendekatkan politik dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama kalangan milenial dan Gen Z yang selama ini kerap dipersepsikan berjarak dari dunia politik.
“PKB ingin memfasilitasi anak-anak Gen Z dan milenial supaya bisa kumpul, ngopi, ngobrol, dan diskusi tanpa biaya. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Siapa pun boleh hadir, bahkan dari partai lain sekalipun,” ujarnya pada Jumat (30/1/26).
Ia menambahkan, konsep santai sengaja dihadirkan untuk mematahkan stigma bahwa partai politik identik dengan suasana kaku dan formal.
“PKB itu serius, tapi fun. Kita ingin politik itu asyik, dekat dengan warga, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tambah Faizin.
Tak hanya menghadirkan atmosfer kebersamaan, Coffee & Chill juga menjadi ruang dialog mengenai berbagai isu strategis, mulai dari pemberdayaan UMKM, literasi digital, hingga tantangan dunia kerja di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Lebih lanjut, Faizin menyoroti masih rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh anak muda sebagai sarana membangun kemandirian ekonomi.
“Dari seratus anak muda, mungkin baru satu yang benar-benar memanfaatkan digital untuk bisnis. Padahal peluangnya sangat besar. Kalau UMKM tidak didigitalisasi, pasti tertinggal,” tegasnya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah agar semakin serius memperkuat ekosistem digital marketing dan ekonomi kreatif sebagai jawaban atas menyempitnya lapangan kerja konvensional akibat otomatisasi.
Tak berhenti di satu lokasi, PKB Depok telah menyiapkan langkah lanjutan melalui program PKB Cafe Keliling dengan konsep food truck yang akan menyambangi kecamatan-kecamatan di Kota Depok pasca-Idulfitri. Pendaftaran peserta direncanakan dilakukan melalui Google Form agar kegiatan lebih terorganisir dan mampu menjangkau lebih banyak warga.
Selain ekonomi digital, Faizin juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal melalui pendekatan teknologi. Ia menyambut baik program Pemerintah Provinsi Jawa Barat “Sapa Warga Melalui Budaya” yang mendorong kesenian tradisional hadir di ruang digital seperti YouTube dan TikTok.
“Kalau budaya kita dikemas secara digital, peminatnya luar biasa. Ini bukan sekadar pelestarian, tapi juga peluang ekonomi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar acara komunitas, Coffee & Chill PKB Cafe mencerminkan upaya menghadirkan politik sebagai ruang silaturahmi, kreativitas, edukasi, dan pemberdayaan. Pendekatan ini menempatkan generasi muda bukan hanya sebagai objek politik, melainkan mitra strategis dalam merancang masa depan kota.
Faizin menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari desain besar untuk membangun politik yang lebih inklusif, partisipatif, dan berorientasi masa depan.
Di tangan generasi muda, arah pembangunan akan ditentukan. Karena itu, ruang-ruang dialog seperti Coffee & Chill perlu terus diperluas agar politik tidak lagi terasa elitis, tetapi tumbuh sebagai gerakan kolektif yang lahir dari gagasan warga.
Jika selama ini politik kerap dipandang jauh dari keseharian anak muda, PKB Depok justru ingin membalik perspektif tersebut menjadikannya dekat, hangat, dan relevan dengan denyut zaman.
Dari secangkir kopi yang mempertemukan ide, PKB Depok mengirim pesan bahwa masa depan politik lokal bisa lahir dari ruang-ruang kreatif, tempat generasi baru berani bermimpi, berbicara, dan mengambil peran. (el’s)




