close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Konten Eksklusif:

DBD Mulai Merebak di Kecamatan Natal, Kapus Patiluban Mudik : Ada 15 Kasus Di Wilkernya

 

MANDAILING NATAL, | Sketsa Online.com – Demam Berdarah Dengue atau yang dikenal dengan istilah DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue.

Baru-baru ini salah satu anak usia 6 tahun merupakan warga Setia Karya Natal terindikasi terkena DBD.

Kepala Desa Setia Karya, Nofrizal membenarkan bahwa salah satu warga mereka terkena DBD.

“Ya benar ada warga kita,  anaknya pak Dahri Nasution. Alhamdulillah, kemarin sudah kita bantu bawa ke Panyabungan (RSUD Permata Madina) dengan menggunakan Ambulance Desa Tegal Sari dan didampingi Pemerintah Desa,” balas Nofrizal pada Sabtu (2/11/2024).

Sementara itu Kepala Puskesmas (Kapus)  UPT. Puskesmas Patiluban Mudik Eva Santi Lubis, S.KM, M.M saat dihubungi melalui WhatsApp menyampaikan tercatat ada 15 kasus serangan DBD sejak Maret hingga Nopember 2024 di Wilayah Kerja (Wilker) UPT. Puskesmas Patiluban Mudik.

Baca juga:  Bupati Mandailing Natal Pimpin Apel Operasi Lilin 2024

“Jumlah keseluruhan dari bulan maret s/d Nopember 15 orang pak,” balas Eva.

Lebih lanjut dia mengatakan upaya pencegahan sudah dilakukan dengan pengasapan atau fogging. Bahkan lanjutnya, untuk Desa Tegal Sari sendiri sudah dilakukan fogging sebanyak 2 kali

Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk secara luas. Tetapi fogging hanya efektif dalam membunuh nyamuk dewasa tidak untuk larva, telur, ataupun jentik nyamuk.

Kades Setia Karya, Nofrizal saat memantau keberangkatan warganya yang terkena DBD pada Jumat (1/11/2024)

“Untuk Kelurahan Pasar I dan Desa Setia Karya juga kita lakukan fogging pada bulan Juli kemarin,” lanjutnya.

Ditambahkan Eva, pihaknya dari Puskesmas Patiluban Mudik juga bekerjasama dengan pihak pemerintah Kecamatan Natal dalam menggiatkan Gotong-royong untuk upaya menjaga lingkungan bersih dan mencegah penyebaran DBD.

Untuk diketahui, virus Dengue, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Nyamuk ini cenderung menggigit pada pagi dan sore hari. Virus Dengue dapat masuk ke dalam aliran darah manusia melalui gigitan juga ketika nyamuk tersebut menghisap darah.

Baca juga:  Budaya Kerja Positif Digaungkan dalam Coffee Morning Kantah Depok

Selain itu, biasanya gejala DBD akan muncul mulai empat hingga 10 hari setelah mendapat gigitan nyamuk. Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius.

Berikut gejala demam berdarah yang bisa timbul dan patut untuk kamu waspadai:

1. Demam Tinggi. Gejala awal yang paling umum dari demam berdarah adalah demam tinggi secara mendadak, biasanya suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius. Demam ini bisa disertai dengan menggigil dan dapat berlangsung selama 2 hingga 7 hari.

2. Nyeri Otot dan Sendi. Banyak pasien demam berdarah yang mengalami nyeri otot dan sendiri yang parah, sehingga sering disebut “demam bone-breaking”. Nyeri ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga:  Chandra Rahmansyah Sapa Serta Makan Siang Bersama Penyapu Jalan dan Petugas Kebersihan Kota Depok

3. Ruam Kulit. Ruam kulit biasanya muncul beberapa hari setelah demam mulai. Ruam ini bisa berupa bercak merah dan dapat menyebar ke seluruh tubuh. Ram ini bisa muncul dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda tergantung seberapa parah demam berdarah yang dialami.

4. Mual dan muntah. Mual dan muntah bisa mempengaruhi asupan makanan dan cairan. Hal ini terjadi karena respons tubuh terhadap infeksi dan bisa menyebabkan dehidrasi.

5. Gejala lain demam berdarah yang perlu diwaspadai : Sakit kepala, Sakit di belakang mata, Kelenjar bengkak, Nyeri perut, Perubahan tekanan darah dan penurunan jumlah trombosit.

 

Penulis : IS

Latest

Merawat Kebebasan Pers sebagai Fondasi Masa Depan Indonesia, Pesan UPER di HPN 2026

Jakarta | Sketsa Online - Peringatan Hari Pers Nasional...

Bangga! Regenerasi Atlet Depok Terlihat, BENTO Sabet Juara 3 Piala Wali Kota Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Semangat regenerasi atlet muda...

Tegaskan Garansi Kemanusiaan, Supian Suri Turun Tangan Beri Solusi Nyata Atasi Polemik UHC

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok memastikan...

Newsletter

Don't miss

Merawat Kebebasan Pers sebagai Fondasi Masa Depan Indonesia, Pesan UPER di HPN 2026

Jakarta | Sketsa Online - Peringatan Hari Pers Nasional...

Bangga! Regenerasi Atlet Depok Terlihat, BENTO Sabet Juara 3 Piala Wali Kota Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Semangat regenerasi atlet muda...

Tegaskan Garansi Kemanusiaan, Supian Suri Turun Tangan Beri Solusi Nyata Atasi Polemik UHC

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok memastikan...

Wajib Dibawa! BwB Skincare Halal yang Paham Ibadah, Rahasia Kulit Nyaman Saat Haji dan Umrah

Depok | Sketsa Online - Di tengah meningkatnya kesadaran...

Merawat Kebebasan Pers sebagai Fondasi Masa Depan Indonesia, Pesan UPER di HPN 2026

Jakarta | Sketsa Online - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum strategis untuk menegaskan kembali pentingnya kebebasan pers sebagai fondasi utama masa...

Bangga! Regenerasi Atlet Depok Terlihat, BENTO Sabet Juara 3 Piala Wali Kota Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Semangat regenerasi atlet muda di Kota Depok kian terlihat melalui ajang Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok 2026....

Tegaskan Garansi Kemanusiaan, Supian Suri Turun Tangan Beri Solusi Nyata Atasi Polemik UHC

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok memastikan tidak ada warga tidak mampu yang kehilangan hak atas layanan kesehatan di tengah polemik Universal...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini