Pemdes Sikara-kara II Salurkan BLT DD Tahap III dan IV Tahun 2025

Mandailing Natal | Sketsa Online – Pemerintah Desa (Pemdes) Sikara-kara II, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2025 pada Senin (15/12/2025) di Balai Desa Sikara-kara II.

Penyaluran BLT DD kali ini merupakan penyaluran untuk tahap III dan tahap IV di tahun anggaran 2025. Ada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata sebagai penerima.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Sikara-kara II, Mohalli. Kepada wartawan ia menerangkan tahap III dan IV merupakan periode bulan Juli hingga Desember 2025 dengan total nominal Rp. 1.800.000,-/KPM.

“Alhamdulillah, penyaluran BLT DD Tahun Anggaran 2025 telah tuntas disalurkan. Penyaluran BLT DD ini merupakan periode bulan Juli hingga Desember,” ucap Mohalli saat ditemui wartawan seusai penyaluran BLT DD.

“Ada 30 KPM, semua berjalan lancar,” sambung dia.

Lebih lanjut, Mohalli berharap kepada para KPM agar BLT yang telah disalurkan dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Mengingat, lonjakan harga bahan pokok juga mulai meningkat menjelang akhir tahun.

“Harapannya, ya semoga bisa digunakan KPM untuk keperluan-keperluan pokok,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pengelolaan Dana Desa di Tahun 2025 dibagi menjadi dua kategori yakni earmark dan non earmark.

Baca juga:  Pemdes Pasar V Natal, Salurkan BLT 2025

Dana Desa earmark adalah Dana Desa yang sudah ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat, sedangkan Dana Desa Non Earmark adalah Dana Desa yang penggunaannya diluar ketentuan tersebut. Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108 tahun 2024 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di pasal 17 disebutkan bahwa Penggunaan Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk mendukung :

1. Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15% (lima belas persen) dari anggaran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai;

2. Penguatan Desa yang adaptif terhadap perubahan iklim (PROKLIM);

3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar Kesehatan skala Desa termasuk stunting;

4. Dukungan Program Ketahanan Pangan;

5. Pengembangan Potensi dan Keunggulan Desa;

6. Pemanfaatan Teknologi dan Informasi untuk percepatan implementasi Desa digital;

7. Pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal;

8. Program sektor prioritas lainnya di Desa.

Penggunaan Dana Desa pada point 1-7 merupakan fokus Penggunaan Dana Desa sesuai dengan Prioritas Nasional dan bersifat ditentukan penggunaannya (EARMARK). Sedangkan point 8 bersifat tidak ditentukan penggunaannya (NON EARMARK).*Pemdes Sikara-kara II Salurkan BLT DD 2025 Untuk Tahap III dan IV*

Baca juga:  Pemdes Suka Maju Bagikan BLT DD Tahap III dan IV Tahun 2025

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sikara-kara II, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2025 pada Senin (15/12/2025) di Balai Desa Sikara-kara II.

Penyaluran BLT DD kali ini merupakan penyaluran untuk tahap III dan tahap IV di tahun anggaran 2025. Ada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata sebagai penerima.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Sikara-kara II, Mohalli. Kepada wartawan ia menerangkan tahap III dan IV merupakan periode bulan Juli hingga Desember 2025 dengan total nominal Rp. 1.800.000,-/KPM.

“Alhamdulillah, penyaluran BLT DD Tahun Anggaran 2025 telah tuntas disalurkan. Penyaluran BLT DD ini merupakan periode bulan Juli hingga Desember,” ucap Mohalli saat ditemui wartawan seusai penyaluran BLT DD.

“Ada 30 KPM, semua berjalan lancar,” sambung dia.

Lebih lanjut, Mohalli berharap kepada para KPM agar BLT yang telah disalurkan dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Mengingat, lonjakan harga bahan pokok juga mulai meningkat menjelang akhir tahun.

“Harapannya, ya semoga bisa digunakan KPM untuk keperluan-keperluan pokok,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pengelolaan Dana Desa di Tahun 2025 dibagi menjadi dua kategori yakni earmark dan non earmark.

Baca juga:  IMA Madina Salurkan Bantuan Korban Banjir di Natal

Dana Desa earmark adalah Dana Desa yang sudah ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat, sedangkan Dana Desa Non Earmark adalah Dana Desa yang penggunaannya diluar ketentuan tersebut. Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108 tahun 2024 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di pasal 17 disebutkan bahwa Penggunaan Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk mendukung :

1. Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15% (lima belas persen) dari anggaran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai;

2. Penguatan Desa yang adaptif terhadap perubahan iklim (PROKLIM);

3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar Kesehatan skala Desa termasuk stunting;

4. Dukungan Program Ketahanan Pangan;

5. Pengembangan Potensi dan Keunggulan Desa;

6. Pemanfaatan Teknologi dan Informasi untuk percepatan implementasi Desa digital;

7. Pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal;

8. Program sektor prioritas lainnya di Desa.

Penggunaan Dana Desa pada point 1-7 merupakan fokus Penggunaan Dana Desa sesuai dengan Prioritas Nasional dan bersifat ditentukan penggunaannya (EARMARK). Sedangkan point 8 bersifat tidak ditentukan penggunaannya (NON EARMARK). (IS)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...