Depok | Sketsa Online – Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Yuni Indriany, terus menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warga lanjut usia (lansia) di Kota Depok. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan kader posyandu lansia untuk mewujudkan lingkungan yang ramah dan peduli terhadap para orang tua.
Pernyataan itu disampaikan Yuni saat menghadiri acara Ngaji Lansia yang digelar di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok pada Jumat (7/11). Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan rohani bagi para lansia, sekaligus ajang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurut Yuni, keberadaan program Desa atau Kelurahan Ramah Lansia merupakan langkah nyata yang perlu didukung dan dijalankan secara berkelanjutan. Ia menilai, program tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap populasi lanjut usia, tetapi juga wujud penghormatan atas jasa dan perjuangan mereka yang telah membangun masyarakat sejak dahulu.
“Saya tentu sangat mendukung upaya mewujudkan Desa atau Kelurahan Ramah Lansia sebagai bentuk perhatian dan penghormatan kepada para orang tua kita. Lansia harus mendapat ruang yang aman, sehat, dan bermartabat untuk tetap aktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberpihakan terhadap lansia tidak boleh berhenti pada tataran simbolik atau seremoni semata. Program tersebut harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar mereka, mulai dari layanan kesehatan yang mudah dijangkau, kegiatan sosial yang memberdayakan, hingga akses terhadap fasilitas publik yang inklusif.
“Kami berharap program Desa atau Kelurahan Ramah Lansia ini tidak hanya sekadar label, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi para lansia. Mereka membutuhkan perhatian yang konkret, mulai dari layanan kesehatan, kegiatan sosial, sampai ruang publik yang ramah dan aman,” tambahnya.
Yuni juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antarunsur masyarakat. DPRD, kata dia, akan terus mendorong langkah bersama antara pemerintah daerah, para kader posyandu lansia, organisasi masyarakat, dan dunia usaha agar program ini bisa berjalan secara berkelanjutan.
“Kami di DPRD siap mendukung dan mengawasi agar program ini berjalan konsisten. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Depok benar-benar menjadi kota yang peduli dan layak bagi lansia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yuni menegaskan bahwa perhatian terhadap lansia adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus wujud rasa terima kasih kepada generasi yang telah lebih dulu berjuang. Ia berharap nilai kepedulian ini bisa menular ke generasi muda agar tumbuh budaya saling menghargai antarusia.
“Karena mereka pernah berjuang. Apa yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari pengorbanan mereka di masa lalu. Sudah sepatutnya kita memberikan tempat yang layak dan kehidupan yang bermartabat bagi para lansia,” tuturnya.
Kegiatan Ngaji Lansia di Ratu Jaya juga menjadi simbol nyata bagaimana perhatian terhadap lansia dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana namun bermakna.
Dengan semangat kolaborasi itu, Yuni Indriany optimistis bahwa Depok dapat menjadi kota yang benar-benar ramah bagi seluruh warganya, tanpa terkecuali. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, kesejahteraan lansia bukan hanya menjadi visi sosial, tetapi bagian dari wajah kemanusiaan Kota Depok yang penuh kasih dan penghargaan. (el’s)




