Depok | Sketsa Online – Penampilan musik El Corona dalam rangkaian Lebaran Depok 2026 sukses menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah Jabodetabek di Alun – Alun GDC, Kota Depok, Jumat (8/5/26).
Tidak hanya warga Kota Depok, masyarakat dari Jakarta, Bogor, Tangerang, hingga Bekasi turut memadati kawasan acara untuk menikmati hiburan rakyat yang dipadukan dengan nuansa budaya lokal.
Sejak sore hari, kawasan acara mulai dipenuhi masyarakat yang datang bersama keluarga. Suasana semakin semarak ketika malam tiba dan penampilan El Corona menggema di panggung utama. Gemerlap lampu, riuh tepuk tangan penonton, hingga antusias masyarakat yang ikut bernyanyi bersama menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.
Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan budaya dan hiburan rakyat masih memiliki daya tarik kuat di tengah perkembangan hiburan modern. Lebaran Depok dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi juga ruang interaksi sosial dan pelestarian budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat lintas daerah.
Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati pertunjukan musik, tetapi juga ingin mengenal lebih dekat suasana budaya khas Kota Depok yang kini semakin dikenal luas. Perpaduan nuansa Betawi, tradisi lokal Depok, kuliner rakyat, hingga hiburan musik membuat acara tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat luar daerah.
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, H. Hamzah mengatakan, ramainya pengunjung dari luar Kota Depok menjadi tanda bahwa Lebaran Depok mulai berkembang sebagai agenda budaya yang memiliki daya tarik regional.
“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Hari ini pengunjung semakin ramai dan banyak yang datang dari luar Depok untuk menikmati hiburan serta suasana budaya yang ada di Lebaran Depok,” ujar H. Hamzah.
Menurutnya, kehadiran hiburan musik dalam Lebaran Depok bukan semata-mata untuk menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan identitas budaya Kota Depok kepada masyarakat luas.
“Kami ingin masyarakat datang bukan hanya untuk menonton hiburan, tetapi juga mengenal budaya Depok. Karena itu konsep Lebaran Depok selalu memadukan hiburan rakyat dengan nilai budaya dan kebersamaan,” katanya.
Ia menambahkan, tingginya jumlah pengunjung dari luar daerah turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Ramainya kawasan acara membuat pelaku UMKM, pedagang makanan, hingga penjual cendera mata mengalami peningkatan penghasilan selama kegiatan berlangsung.
Salah seorang pengunjung asal Bogor, Aisah, mengaku sengaja datang bersama keluarganya setelah mengetahui informasi mengenai penampilan El Corona melalui media sosial dan kerabatnya.
“Awalnya tahu dari keluarga dan media sosial. Katanya malam ini ramai karena ada El Corona, akhirnya kami datang ke sini. Ternyata memang meriah sekali dan suasananya berbeda,” ujar Aisah.
Ia mengungkapkan, Lebaran Depok memberikan pengalaman baru bagi masyarakat luar daerah karena tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang masih dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat.
“Anak-anak jadi bisa melihat budaya daerah secara langsung. Jadi selain menikmati hiburan, kita juga belajar mengenal budaya Betawi dan budaya khas Depok,” katanya.
Lebih lanjut, H. Hamzah menilai kemeriahan malam penampilan El Corona menjadi gambaran bagaimana Lebaran Depok kini berkembang bukan sekadar pesta rakyat tahunan, melainkan ruang pertemuan masyarakat lintas daerah dalam suasana penuh kebersamaan, hiburan, dan pelestarian budaya lokal.
“Dengan adanya Lebaran Depok, diharapkan kegiatan ini terus menjadi wajah budaya Kota Depok yang mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat yang lebih luas,” tutup H. Hamzah. (el’s)




