Tegaskan Garansi Kemanusiaan, Supian Suri Turun Tangan Beri Solusi Nyata Atasi Polemik UHC

Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok memastikan tidak ada warga tidak mampu yang kehilangan hak atas layanan kesehatan di tengah polemik Universal Health Coverage (UHC).

Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan, pemerintah kota tetap hadir menjamin pembiayaan kesehatan bagi masyarakat yang secara faktual berada dalam kondisi kurang mampu.

Penegasan tersebut disampaikan Supian Suri dalam audiensi bersama Aliansi Rakyat Bantu Rakyat yang digelar di Gedung Perpustakaan Kota Depok, Senin (9/2/2026).

Pertemuan itu digelar menyusul keresahan masyarakat terkait perubahan status kepesertaan BPJS yang berdampak pada layanan kesehatan warga.

“Kami menyikapi kondisi ini dengan serius. Bagi warga yang sejatinya tidak mampu, pembiayaan kesehatan tetap akan ditanggung oleh pemerintah kota,” ujar Supian Suri.

Baca juga:  Pipanisasi Distribusi BBM Menyusuri Jalan Tol Sebagai Solusi Efisiensi Distribusi BBM

Supian menjelaskan, Pemkot Depok tidak ingin persoalan administratif dan teknis menjadi penghalang masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Untuk itu, jalur pengaduan dibuka secara aktif melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan agar setiap laporan warga dapat segera ditangani.

“Segera sampaikan ke Dinkes atau Dinsos, kami pastikan warga terdampak mendapat layanan maksimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, pemerintah kota memiliki mekanisme penanganan khusus bagi warga dalam kondisi darurat. Dalam situasi tersebut, bantuan sosial dapat dimanfaatkan untuk memastikan warga tetap mendapatkan pengobatan tanpa harus menunggu proses verifikasi yang berlarut-larut.

Respons cepat Wali Kota Depok tersebut mendapat sambutan positif dari Aliansi Rakyat Bantu Rakyat. Perwakilan aliansi, Turben Rando Oroh, menilai sikap Supian Suri memberikan kepastian sekaligus rasa aman bagi masyarakat yang sempat diliputi kekhawatiran.

Baca juga:  HTA Bongkar Pengalaman 20 Tahun di Politik Depok: Supian Suri Wali Kota Paling Terbuka

“Alhamdulillah, Wali Kota Depok memberikan solusi konkret. Bagi warga yang dalam kondisi darurat, ada alokasi anggaran bansos yang bisa digunakan untuk pengobatan,” kata Rando.

Menurut Rando, dalam audiensi tersebut Supian Suri juga menegaskan bahwa layanan kesehatan bagi warga miskin tidak lagi dibatasi oleh perdebatan klasifikasi data atau desil. Selama warga benar-benar membutuhkan, pemerintah kota memastikan bantuan tetap diberikan.

“Kebijakan ini memberikan kepastian dan rasa tenang bagi masyarakat yang sebelumnya resah,” ujarnya.

Audiensi itu sekaligus menjadi titik awal deklarasi Aliansi Rakyat Bantu Rakyat untuk ikut mengawal pelaksanaan kebijakan Pemkot Depok di lapangan. Rando mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila kepesertaan BPJS belum aktif, karena jalur bantuan masih terbuka.

Baca juga:  PKB Depok Satukan Spirit Gus Dur dan Kepemimpinan Prabowo untuk Moderasi Beragama

“Bapak Wali Kota sudah memberikan garansi dan jaminan bahwa demi kemanusiaan, semua warga yang benar-benar tidak mampu akan dibantu. Depok menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya,” tutup Rando.

Langkah tersebut menegaskan bahwa kebijakan publik tidak semata ditentukan oleh kelengkapan data dan prosedur teknis, tetapi oleh keberpihakan pada nilai kemanusiaan.

Di tengah dinamika penyesuaian sistem jaminan kesehatan, sikap Wali Kota Depok, Supian Suri menjadi penanda bahwa pemerintah daerah tetap memegang peran sebagai pelindung terakhir warga paling rentan.

Bagi Walikota Depok, Supian Suri, jaminan kesehatan bukan sekadar program, melainkan komitmen moral untuk memastikan tidak ada warganya yang ditinggalkan. (el’s)

Latest

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Koordinasi PSU untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bogor

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

Luar Biasa! Lebih dari 3.800 Jemaah Haji Bogor Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online — Capaian pemeriksaan kesehatan...

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,...

Lebih dari Sekadar Kebaya: Hj. Qonita Lutfiyah Ungkap Makna Kartini yang Sering Terlupakan

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini kerap...

Newsletter

Don't miss

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Koordinasi PSU untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bogor

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy...

Luar Biasa! Lebih dari 3.800 Jemaah Haji Bogor Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online — Capaian pemeriksaan kesehatan...

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,...

Lebih dari Sekadar Kebaya: Hj. Qonita Lutfiyah Ungkap Makna Kartini yang Sering Terlupakan

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini kerap...

Tak Hanya Cantik! Hj. Yuni Indriany: Perempuan Harus Ambil Peran Nyata dan Berdampak

Depok | Sketsa Online - Peringatan Hari Kartini bukan...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Koordinasi PSU untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bogor

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy Susmanto memperkuat koordinasi pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) sebagai langkah strategis untuk mendukung...

Luar Biasa! Lebih dari 3.800 Jemaah Haji Bogor Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online — Capaian pemeriksaan kesehatan jemaah haji Kabupaten Bogor tahun 2026 mencatat hasil melampaui target. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melaporkan...

Banjir Tenjo Bogor Tertangani, Warga Desa Ciomas Mulai Kembali ke Rumah

Banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, kini berhasil ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Sebagian besar warga terdampak sudah kembali ke rumah...