Depok | Sketsa Online – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, pesona busana halal berkelas akan menghiasi Trans Studio Mall (TSM) Depok pada Minggu, 8 Februari 2026. Komunitas Fesyen Depok (KFD) dijadwalkan menggelar fashion show bertema modest fashion modern yang akan menjadikan pusat perbelanjaan tersebut sebagai runway prestisius bagi karya para desainer lokal.
Acara ini akan berlangsung pukul 13.00 hingga 14.30 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum. Peragaan busana tersebut diharapkan menjadi inspirasi pilihan fesyen halal menjelang Ramadhan, baik untuk kebutuhan ibadah, silaturahmi, maupun aktivitas sosial lainnya.
Sejumlah label dan perancang busana lokal dipastikan ambil bagian dalam gelaran ini, menampilkan ragam koleksi yang merepresentasikan perkembangan modest fashion yang semakin matang, memadukan nilai kesantunan dengan sentuhan modern.
Dalam gelaran ini, member Komunitas Fesyen Depok (KFD) yang turut serta antara lain Adiyanti Fashion, Fiorellya by Dwee, De Chantique, Ibooo, Rania Styles, Vandeesa, Anna Maryeti, Alviza, IKIDS, Sabira by Rina Oshibana, Refina Collection, Na2 Collection, serta Almaranisa. Kehadiran para member tersebut menegaskan soliditas KFD sebagai wadah kreatif yang mendorong tumbuhnya desainer dan brand fesyen halal lokal di Kota Depok.
Salah satu koleksi yang akan menjadi sorotan adalah Nooré, yang merupakan Raya Collection 2026 dari Fiorellya by Dwee, label modest fashion besutan desainer Dwi Wahyuni. Koleksi ini dirancang dengan siluet anggun dan feminin, dipadukan detail rancangan yang rapi serta pemilihan warna-warna lembut yang selaras dengan nuansa Ramadhan.
Menurut Dwi Wahyuni, momentum menjelang Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan busana yang tidak hanya menutup aurat, tetapi juga nyaman dan relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini.
“Saya ingin menghadirkan busana halal yang tetap modern dan nyaman, terutama untuk digunakan selama Ramadhan. Desainnya dibuat fleksibel, bisa dipakai untuk ibadah, acara keluarga, hingga kegiatan formal,” ujar Dwi Wahyuni.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, melalui Fiorellya by Dwee, dirinya konsisten mengembangkan modest fashion sebagai bagian dari gaya hidup perempuan urban yang aktif. Setiap koleksi dirancang agar mampu digunakan dalam berbagai kesempatan tanpa menghilangkan nilai kesantunan dan keanggunan.
Dwi Wahyuni menilai bahwa panggung fesyen seperti ini menjadi ruang penting bagi desainer lokal untuk memperkenalkan karya kepada publik yang lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa fesyen halal memiliki potensi besar, terutama menjelang Ramadhan dan Idulfitri.
Acara ini akan mendapat dukungan dari Halal Travel Fath, Temata, serta Halal Travel Fair, dengan sponsor CHANA. Kolaborasi tersebut memperkuat narasi gaya hidup halal yang terintegrasi antara fesyen dan sektor kreatif pendukung lainnya.
“Melalui gelaran ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh gambaran tren modest fashion terkini yang dapat menjadi referensi dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem fesyen halal lokal di Kota Depok,” tutup Dwi. (el’s)




