Depok | Sketsa Online – Menyambut bulan suci Ramadan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok mendorong penguatan budaya mengaji di tengah masyarakat melalui program wakaf 1.000 eksemplar Al-Qur’an. Wakaf tersebut akan disalurkan ke masjid dan musholla di berbagai wilayah Kota Depok.
Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, mengatakan program wakaf Al-Qur’an merupakan wujud kepedulian PPP terhadap kebutuhan dasar umat dalam menjalankan ibadah, khususnya menjelang Ramadan. Pada bulan suci ini, aktivitas keagamaan di masjid dan musholla umumnya meningkat signifikan, seiring bertambahnya jumlah jamaah dan intensitas kegiatan tadarus Al-Qur’an.
“Menjelang Ramadan, PPP Kota Depok mewakafkan 1.000 Al-Qur’an. Pada tahap awal, sebanyak 50 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) telah menerima Al-Qur’an yang kami serahkan secara langsung,” ujar Mazhab, pada Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, penyaluran wakaf Al-Qur’an dilakukan secara bertahap. Setelah penyerahan awal, jajaran pengurus PPP Kota Depok akan turun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan Al-Qur’an ke masjid dan musholla lain yang dinilai masih membutuhkan.
Menurut Mazhab, masih terdapat sejumlah rumah ibadah yang memiliki keterbatasan jumlah Al-Qur’an, terutama saat Ramadan ketika jumlah jamaah meningkat dan kegiatan membaca Al-Qur’an berlangsung lebih intensif.
“Kami ingin memastikan jamaah memiliki Al-Qur’an yang memadai dan layak digunakan, sehingga kegiatan mengaji dapat berjalan dengan nyaman dan khusyuk,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program wakaf Al-Qur’an ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan edukatif. PPP Kota Depok berharap masjid dan musholla semakin dioptimalkan fungsinya sebagai pusat pembinaan umat, pembelajaran Al-Qur’an, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Depok, Depok Mengaji, yang selama ini menjadi gerakan pembinaan keagamaan berbasis masyarakat. Program ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, Depok Mengaji mendorong berbagai aktivitas keislaman, seperti tadarus rutin, kajian Al-Qur’an, pembelajaran tahsin dan tahfidz, serta pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini. Momentum Ramadan menjadi periode penting dalam penguatan program tersebut, seiring meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat.
Pemerintah Kota Depok juga menempatkan masjid dan musholla sebagai pusat pembinaan umat serta ruang edukasi keagamaan yang inklusif. Lewat program Depok Mengaji, rumah ibadah diharapkan tidak hanya menjadi tempat ritual, tetapi juga pusat pembentukan karakter, penguatan moral, dan solidaritas sosial.
“Melalui wakaf Al-Qur’an ini, kami ingin mendukung Depok Mengaji agar semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an terus hidup, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga setelahnya,” tambah Mazhab.
PPP Kota Depok berharap program wakaf Al-Qur’an ini dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah sekaligus berkontribusi menciptakan suasana Ramadan yang lebih religius dan bermakna di Kota Depok.
“Dengan tersedianya Al-Qur’an di rumah-rumah ibadah, masjid dan musholla di Kota Depok diharapkan semakin hidup sebagai pusat ibadah, pembelajaran, dan pembinaan umat,” tutup Mazhab. (el’s)




